Home » Beauty » Berita Terkini

Melepaskan Diri dari Jerat Selingkuh

ilustrasi

ilustrasi

SURYA Online - Sangat mungkin mencintai dua orang pada saat yang sama, begitu kata Barbara De Angelis, PhD, pakar hubungan dalam bukunya Ask Barbara. Meski sangat membuai, suka tidak suka, pada titik tertentu selingkuh mesti diakhiri. Ada empat langkah yang bisa membuat Anda lepas dari jeratanselingkuh.

Aturan #1 Tidak Ada Tatap Muka

Di awal proses, Anda akan didera rindu yang luar biasa. Wajahnya seakan menari-nari di pikiran Anda. Hati terasa sesak. Namun, kuatkan hati untuk tidak menghubungi dan menemuinya lagi. Putuskan semua kontak dengannya. Telepon, BB, YM, FB, Twitter. Ini perlu dilakukan agar Anda tidak tergoda untuk menyapa dan mencolek dia lagi. Sebaiknya lampiaskan kerinduan pada pasangan saja. Bangun kemesraan lagi. Berliburlah selama seminggu ke tempat-tempat yang memungkinkan Anda tidak memikirkan selingkuhan.

Aturan #2 Libatkan Pasangan

Sulit melalui proses ini seorang diri. Anda akan membutuhkan dukungan orang lain, terutama pasangan untuk mengobati luka hati. Sakit hati karena pria, mesti diobati oleh pria juga. Mungkin awalnya Anda merasa tidak fair pada si dia, tapi singkirkan dulu perasaan itu. Toh, Anda melakukannya demi memperbaiki hubungan dengan pasangan. Bangun sedikit demi sedikit kepercayaan pada pasangan. Tingkatkan komunikasi. Siapa tahu dengan kejadian ini hubungan Anda dengan pasangan semakin kuat.

Aturan #3 Boleh Kejam

Kirimkan pesan terakhir bahwa Anda ingin mengakhiri hubungan. Lalu menghilanglah dari hidupnya. Diputuskan sepihak, tentu dia tidak akan rela. Ia akan mencari cara untuk mendekati Anda lagi. Telepon, SMS, e-mail, BBM, YM, Facebook, Twitter, akan dia coba. Sebaiknya jangan terpancing untuk menanggapinya. Meski mungkin isi pesannya terdengar menyayat hati dan membuat Anda merasa sangat dicintai. Jangan goyah Sikap tegas memang sangat diperlukan dalam kondisi seperti ini.

Aturan #4 Keputusan Berlaku Permanen

Itu berarti Anda tidak akan pernah kembali lagi padanya. Pria lain ini mesti mengerti keputusan Anda. Jangan sampai dia menganggap keputusan Anda sebagai gertak sambal. Hari ini putus, seminggu kemudian balik lagi. Katakan padanya dengan jelas bahwa keputusan Anda ini untuk menyelamatkan hubungan dengan pasangan dan minta dia untuk tidak menghubungi Anda lagi. Sebaiknya jangan memberi dia kesempatan untuk memulai kisah lagi. Misalnya, menerima tawaran dia untuk menjadi teman, sahabat, atau menganggapnya sebagai kakak. Percaya deh itu hanya akal-akalannya saja. Tinggalkan dia. Karena itu cara terbaik.

Sumber : CHIC

Editor : Daniel Susilo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "