Home » Berita Terkini » Jatim Raya

Pejabat Lamongan Lemah Administrasi

PENGAWASAN - Bupati Fadeli usai membuka gelar pengawan untuk pejabat Pemkab Lamongan, Jumat (30/12/2011). Foto:ist

LAMONGAN | SURYA Online - Pejabat di Kabupaten Lamongan Jawa Timur dinilai lemah dalam ketertiban administrasi institusinya. Beberapa contoh lemahnya administrasi, adalah pekerjaan yang sudah dirampungkan SKPD namun laporan pelaksanaan kegiatan belum dibuat.

Hal itu diungkapkan Kepala Inspektorat Kabupaten Lamongan saat membuka Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) tahun anggaran 2011 di Lamongan, Jumat (30/12/2011).  “Kelemahan administrasi lainnya, seperti penatausahaan kepegawaian dan barang pada masing-masing SKPD yang belum dikerjakan dengan tertib,“ ungkap mantan Kepala Bappeda tersebut.

Terkait temuan hasil pemeriksaan di sejumlah SKPD itu, masih menurut Ismunawan, Inspektorat telah memberikan sejumlah rekomendasi untuk ditindaklanjuti.  “Meski ada 415 temuan kelemahan administrasi di UPT tingkat kecamatan, namun unit kerja ini paling tertib. Karena setiap rekomendasi dari Inpekstorat telah ditindaklanjuti sampai dengan tuntas. Berbeda dengan sejumlah SKPD yang masih belum menindaklanjuti beberapa rekomendasi dari Inspektorat, “ kata dia.

Bupati Fadeli mengatakan, gelar pengawasan sangat bagus sebagai upaya untuk melakukan koreksi, membenahi kekurangan dan segera melakukan langkah perbaikan. “Gelar pengawasan ini juga menunjukkan kepedulian kita untuk mencegah terjadinya kesalahan yang berulang,“ tegasnya.

Penulis : adi agus santoso

Editor : Adi Agus Santoso

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "