Home » Berita Terkini » HotNews » Nasional & Politik

Nunun Mengaku Tak Tahu Pemodal Cek Perjalanan

Nunun usai diperiksa di Gedung KPK beberapa hari lalu

Nunun usai diperiksa di Gedung KPK beberapa hari lalu

JAKARTA I SURYA Online - Tersangka kasus dugaan suap cek perjalanan dalam pemilihan Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004, Nunun Nurbaeti, tidak mau mengungkap siapa  pemodal di balik pembelian 480 lembar cek perjalanan yang dibagi-bagikan ke anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 1999-2004

“Oh, saya tidak tahu,” kata Nunun seusai menjalani pemeriksaan selama sekitar lima jam di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (30/12/2011).

Seperti diberitakan, Nunun disangka memberikan 480 lembar cek perjalanan ke anggota DPR 1999-2004 untuk meloloskan Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004. Ia diyakini sebagai kurir yang menyalurkan cek tersebut.

Namun, hingga saat ini pemodal di balik pembelian cek perjalanan itu belum juga terungkap. Sejumlah anggota DPR 1999-2004 yang menerima cek perjalanan telah divonis dan beberapa di antaranya selesai menjalani masa hukuman.

Tim kuasa hukum Nunun mengatakan, Miranda Goeltom adalah pihak yang menjadi motivator di balik pemberian cek perjalanan tersebut. Saat disinggung soal peran Miranda ini, Nunun enggan komentar lebih jauh.

“Sebaiknya, supaya tidak ada kesalahpahaman, ditanyakan ke penyidik, saya sudah sampaikan ke KPK,” kata istri mantan Wakil Kepala Polri, Komjen (Purn) Adang Darajatun itu.

Sumber : tribunnews

Editor : Rudi Hartono

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "