Home » Citizen Reporter

UGM Menuju Kampus Hijau

Sholahuddin Al-Fatih

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Jerman, Universitas Negeri Malang
fath_elhaq@yahoo.com

Rombongan mahasiswa bersepeda memasuki kampus Universitas Gadjah Mada (UGM). Mereka terlihat enjoy mengendarai sepeda-sepeda tersebut. Dalam rangka mewujudkan lingkungan kampus yang hijau dan sehat, rektorat UGM menerapkan beberapa kebijakan. Di antaranya mewajibkan penggunaan sepeda bagi mahasiswa baru minimal di semester pertama. Fasilitas pendukung pun di bangun. Jalur khusus sepeda dengan ciri khas warna hijau terhampar di sepanjang jalan di lingkungan UGM. Setiap fakultas dan sarana belajar bersama juga menyediakan parkir khusus bagi pengguna sepeda.

Selain mengoptimalkan penggunaan sepeda, rektorat juga mempersulit ruang gerak kendaraan bermotor. Kebijakan penarikan retribusi parkir di berlakukan bagi seluruh kendaraan bermotor yang ingin memasuki UGM. Alhasil, volume kendaraan bermotor yang melintasi kampus berkurang. Selain mengurangi polusi, kebijakan tersebut bertujuan untuk mengurangi kebisingan yang notabene dapat mengganggu aktivitas belajar mahasiswa. Risiko kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh kendaraan bermotorpun dapat terminimalisir.

Dari segi penyediaan oksigen serta ekosistem buatan, UGM membuat hutan kampus. Selain bermanfaat sebagai paru-paru dunia, hutan kampus bisa dimanfaatkan mahasiswa jurusan kehutanan, pertanian dan biologi. Iklim di kampus pun terasa begitu sejuk. Kicauan burung membuat mahasiswa betah berlama-lama beraktivitas di kampus. Untuk menjaga kebersihan lingkungan, tersedia empat jenis tempat sampah dengan warna berbeda untuk sampah organik (hijau), sampah plastik (oranye), sampah kertas (kuning), dan biru untuk sampah basah. Penggolongan tersebut untuk mempermudah proses daur ulang, agar sampah-sampah yang dihasilkan tak terbuang percuma.

Segenap civitas akademika di UGM memang telah siap menjadi pilot project mewujudkan kampus berwawasan lingkungan. Berkat usaha dan kerja keras tersebut UGM mendapat julukan kampus hijau. Ke depan, UGM berjuang menciptakan green environment di seluruh Jogjakarta.

Editor : tri

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "