LANGKAT | SURYA Online - Sekitar 4.000 hektar kawasan Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang dan desa Telaga Said, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, terancam limbah minyak, yang diproduksi dari sumur tua.
Kini kawasan pemukiman masyarakat, maupun juga lingkungan yang ada di Buluh Telang dan Telaga Said, benar-benar terancam, akibat produksi minyak dari sumur tua, kata salah seorang masyarakat Buluh Telang Padang Tualang, Arbai, di Stabat, Selasa (29/11/2011).
Di daerah tersebut, tumbuh-tumbuhan mulai mati akibat limbah minyak, demikian juga beberapa hewan ternak.
“Bila kondisi ini terus dibiarkan, maka tidak tertutup kemungkinan masyarakat di sekitar limbah minyak tersebut akan menderita,” katanya.
Apalagi pengeboran minyak yang dilakukan dengan mesin mencapai ke dalaman 70 meter, jelas akan berdampak luas.
Untuk itulah pihak Pemkab Langkat diharapkan segera menutup dan menghentikan seluruh penambangan yang ada, pintanya.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata