LONDON l SURYA Online- Kepala eksekutif klinik Sporting Chance mengatakan telah dihubungi oleh 10 pesepakbola profesional pasca kematian Gary Speed.
Klinik ini dikenal sebagai sarana bagi banyak pemain yang mengalami depresi dan kecanduan, termasuk diantaranya adalah mantan kapten Arsenal Tony Adams.
“Sepuluh pemain telah menghubungi saya untuk mencari pertolongan sejak berita (kematian Gary Speed) menyebar,” kata Peter Kay.
“Itu adalah angka yang tidak biasa”.
Kay mengklaim bahwa pemain yang menghubungi kliniknya - yang dibangun pada tahun 2000 untuk menyediakan dukungan, konseling dan perawatan bagi para atlet yang menjadi pesakitan akibat kecanduan - kebanyakan berasal dari Liga Primer dan divisi dibawahnya.
“Kami berbicara tentang pemain di semua liga,” katanya kepada BBC.
“Penyakit mental tidak tidak bisa dihindari oleh setiap orang. Tidak ada pengecualian atas dasar profesi, kekayaan atau status.”
“Saya tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan depresi seseorang ketika mereka berada dalam tahap bunuh diri.”
“Tetapi melalui pengalaman profesional saya dan pengalaman pribadi staf saya, kami bisa membantu para atlet profesional agar tidak merasa sendiri,” katanya.
Kematian Gary Speed sendiri hingga saat ini masih diratapi oleh sejumlah pemain dan penggemarnya.
Penghormatan satu menit bagi Speed akan digelar di setiap pertandingan Liga Primer akhir pekan ini.
Speed yang juga merupakan mantan pemain Leeds, Everton, Newcastle, Bolton dan Sheffield United, ditemukan tewas di rumahnya di Cheshire, Minggu (27/11/2011) di usia 42 tahun.
Dia tampil dalam 535 laga Liga Primer selama 22 tahun karirnya. Gary Speed diduga mengalami depresi akibat berbagai masalah pribadi.
Sumber : bbc
Editor : Heru Pramono