
BEROPERASI - Bupati Sambari dan Wabup HM Qosim, bersama muspida dan direksi PT Gresik Migas, meresmikan pengoperasian Gas Metering Station di Jl Amak Kasim Desa Sidorukun Kecamatan Kebomas, Selasa (29/11/2011) siang. Foto:surya/adi agus santoso
GRESIK | SURYA Online - Meski baru empat tahun berkiprah dibisnis migas, namun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Gresik Jawa Timur, Gresik Migas, berhasil menyetor PAD Gresik sebesar Rp 5 miliar.
Bupati Gresik, Dr Ir H Sambari Halim Radianto ST, MM optimistis memperoleh persetujuan hak pengelolahan berupa participating interest (PI) dari PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE-WMO) sebelum akhir Desember 2011.
Sebelumnya, pemerintah melalui melalui BP Migas menjanjikan hak pengelolahan gas ke Pemkab Gresik (BUMD Gresik Migas) akhir Desember 2011. Ada dua opsi yang ditawarkan BP Migas, penambahan kapasitas produksi atau persetujuan hak pengelolaan berupa participating interest (PI).
“Dengan hak pengelolahan kami bisa membantu suplai kebutuhan gas bagi industri serta rumah tangga. Pasalnya, saat ini pasokan kami dari PHE-WMO baru 17 MMBTU sangat kurang dibanding dengan kebutuhan industri di Gresik yang mencapai 50 MMBTU,” kata Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto saat perayaan HUT Gresik Migas di Pendopo Kabupaten Gresik, Selasa (29/11/2011) siang.
Diakui Bupati Sambari, selama ini pasokan yang diberikan PHE-WMO ke Gresik Migas kurang optimal akibatnya beberapa industri minim pasokan gas. Diperkirakan pasokan gas industri di Gresik mencapai 150 MMSCFD, namun pihaknya harus menunggu jawaban dari BP Migas akhir Desember mendatang.
“Saya optimistis bakal disetujui BP Migas, jika pengelolahan hak PI disetujui maka kami bersama Pemkab Bangkalan dan Pemprov Jatim akan mengelolah bersama gas PHE-WMO,” tuturnya.
Direktur PT Gresik Migas, Bukhori mengakui selama tujuh bulan ini, pihaknya hanya mendapat pasokan gas sebesar 17 BBTU dari PHE-WMO. Pasokan tersebut kemudian dijual ke PT PGN, melalui PT Alas Energi Indonesia (AEI) sebesar 12 BBTU dan PLTU Gresik sebesar 5 BBTU.
Usai tasyakuran, Bupati Sambari meresmikan pengoperasian Gas Metering Station di Jl Amak Kasim Desa Sidorukun Kecamatan Kebomas, Gresik. Peresmian ditandai penekanan tombol serta pembukaan tirai yang dilakukan oleh Bupati dan wakil Bupati Gresik serta jajaran manajemen PT Gresik Migas.
”Sebaiknya, Gresik Migas lebih mementingkan masyarakat sekitar sini dulu untuk dibantu melalui program CSRnya sebelum diberikan keluar. Saya juga berpesan, kalaupun butuh tenaga kerja agar merekrut tenaga sekitar lokasi ini,” ujar Bupati Sambari.
Penulis : adi agus santoso
Editor : Adi Agus Santoso