Home » Berita Terkini » Sport

Olahraga di Indonesia Harus Jadi Industri

SURABAYA I SURYA Online- Olahraga di Indonesia dinilai belum menjadi industri. Masing-masing cabang olahraga (Cabor) masih sulit pendanaan, sehingga sudah saatnya olahraga Indonesia harus jadi industri.

Pernyataan tersebut diungkapkan Prof Soetanto Hartono. Guru besar Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Surabaya (FIK Unesa) itu menilai, saat ini baru beberapa cabor yang sudah mulai membangun ke arah industri.

“Baru sepak bola, basket dan bulu tangkis yang mengarah sebagai cabor industri. Cabor tersebut sudah mampu di jual ke masyarakat,” kata Soetanto dalam seminar Industrialisasi Olahraga yang digelar Kementrian Pemuda dan Olahara di Hotel Inna Simpang Surabaya, Senin (28/11/2011).

Soetanto berharap, lima tahun ke depan sudah banyak cabor Indonesia yang sudah jadi industri. “Seminar ini, kita belajar bagaimana mengelola industri olahraga. Kita harus mencotoh olahraga luar negeri yang sudah jadi industri. Kita tidak bisa terus menerus mengandalkan pemerintah, sudah saatnya swasta yang mendanai olahraga,” cetus Soetanto.

Dia menilai, lambannya proses industrialisasi olahraga di Indonesia, karena pengalaman pelaku olahraga di Indonesia masih kurang. “Kita belum bisa melihat celah dan peluang untuk menjadikan olahraga sebagai industri. Padahal potensi ada, seperti cabor voli indoor dan tenis meja,” ucap Soetanto.

Dalam seminar industrialisasi olahraga, juga mengundang pemateri luar negeri. Seperti, Bart Crum (Belanda), Hallm Pereira (Australia), dan Chong Kim (Korea).

Penulis : Fatkul Alamy

Editor : Heru Pramono

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "