PONTIANAK | SURYA Online - PT PLN (Persero) Wilayah Kalimantan Barat optimistis mampu menjual energi listrik ke Malaysia seiring beroperasinya sejumlah pembangkit listrik baru dalam tiga tahun mendatang.
Menurut General Manager PT PLN Wilayah Kalbar Daniel S Bangun di Pontianak, Minggu (30/10/2011), mengatakan, saat ini tengah dilakukan pembangunan sejumlah pembangkit listrik skala besar di Kalbar.
“PLTU Parit Baru berkapasitas 2 x 50 MW dan PLTU Tanjung Gundul 2 x 27,5 MW,” kata Daniel S Bangun.
Ia menambahkan, sekarang PLN masih membeli listrik dari Sarawak terutama untuk daerah perbatasan yakni Aruk (Kabupaten Sambas) dan Badau (Kabupaten Kapuas Hulu).
Tahun ini akan ditambah pembelian energi listrik dari Sarawak untuk Entikong, Kabupaten Sanggau.
“Realisasinya akhir tahun ini, dengan pembelian sekitar 800 kW,” kata dia.
Ia mengakui, dalam proses pembelian untuk Entikong, sempat terjadi tarik menarik. Namun, itu untuk komitmen pembangunan infrastruktur penunjang seperti jaringan dan gardu distribusi.
PLN, ungkap dia, membeli dengan harga Rp1.100 per kWH, jauh lebih rendah dibanding biaya produksi sendiri yang mencapai R2.400 per kWH.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata