LUMAJANG | SURYA Online - Kasus terduga difteri di Kabupaten Lumajang meluas hingga 15 kecamatan dengan jumlah penderita sebanyak 30 orang, sejak Januari hingga Oktober 2011.
Kasi Pencegahan dan Pengamatan Penyakit Dinkes Lumajang, Wahyu Wulandari, Senin (31/10/2011), mengatakan pasien terduga difteri ditemukan di 15 kecamatan dari 21 kecamatan di Lumajang antara lain Kecamatan Jatiroto, Randuagung, Lumajang, Candipuro, Yosowilangun, Rowokangkung, Klakah, Tempursari, dan Tempeh.
“Seluruh penderita ’suspect’ difteri akan diperiksa dan apusan tenggorokan (throat swab) akan dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan Pemprov Jatim di Surabaya, sehingga dapat diketahui apakah anak yang bersangkutan positif menderita difteri atau tidak,” tuturnya.
Menurut dia, Dinkes Lumajang sudah siaga terhadap wabah penyakit difteri sebelum Gubernur Jatim menetapkan status kejadian luar biasa (KLB) difteri di Jatim, karena jumlah kasus difteri tahun 2011 di Lumajang meningkat tajam dibandingkan tahun 2010 sebanyak 15 kasus.
“Petugas Dinkes sudah melakukan imunisasi secara massal terhadap anak sekolah dasar (SD) kelas 4, 5, 6 dan siswa sekolah menengah pertama (SMP) kelas 7,8, dan 9 di Lumajang sebanyak 91 ribu anak, beberapa bulan lalu,” paparnya.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata