BOGOR | SURYA Online - Terkait wacana berkembang tentang pengusungan Puan Maharani sebagai Calon Presiden pada Pemilu 2014 menggantikan Megawati, Guruh Soekarno Putra menyatakan penolakannya karena Puan masih harus banyak belajar.
“Saya tidak mendukung, Puan dari segi usia dan kematangan politik masih jauh. Puan harus belajar lagi,” ujar Guruh di Bogor, Minggu (30/10/2011).
Menurut Guruh, Puan harus belajar lagi mengenai politik yang sebenarnya. Karena seorang pemimpin tidak hanya menguasai politik, tapi juga memahami budaya, sosial ekonomi spiritual dan kesenian.
Politik yang dimaksud adalah politik langsung yakni memahami langsung kondisi dan situasi masyarakat mengetahui banyak hal tidak hanya politik partai.
“Seorang pemimpin Indonesia harus multitalented. Tahu banyak hal, berpolitik secara idiologi,” katanya.
Menurut Ketua Umum Gerakan Spirit Pancasila, saat ini ia tidak melihat adanya sosok yang layak menjadi pemimpin Indonesia.
Ia pun kini tengah mempersiapkan diri untuk menjadi pemimpin. Sesuai dengan amanat orang tuanya bahwa dirinya harus menjadi seorang pemimpin untuk dirinya.
“Tidak ada org yang pantas menjadi pemimpin untuk negeri ini. Saya akan siap maju memimpin jika dipilih oleh rakyat,” kata Guruh tegas.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata