NGANJUK | SURYA Online - Jajaran petugas Kepolisian Resor (Polres) Nganjuk, Jawa Timur, menggagalkan percobaan trafficking (perdagangan manusia) ke luar Jawa.
“Kami masih selidiki masalah ini. Kami sudah periksa mereka tentang tujuan dan rencana daerah yang akan didatangi,” kata Kepala Polres Nganjuk, AKBP Anton Sasono, di Nganjuk, Kamis (29/9/2011).
Polisi menemukan sembilan anak di bawah umur saat razia yang dilakukan di depan markas Kepolisian Sektor (Polsek) Loceret, Nganjuk, Rabu (28/9/2011) malam. Kesembilan anak itu tiga laki-laki dan lainnya perempuan. Mereka diangkut menggunakan mobil.
Kapolres mengatakan, pihaknya sudah meminta petugas untuk menghubungi keluarga masing-masing karena usia mereka masih di bawah umur, sekitar 17-18 tahun.
“Kami sudah minta anggota keluarga untuk datang. Kami ingin minta kepastian, mereka benar bekerja atau bukan,” katanya.
Beberapa anak-anak mengatakan mereka dijanjikan bekerja di Pekanbaru, Riau sebagai penjual (sales).
“Saya hanya diajak tetangga ikut ke Pekanbaru, katanya mau diajak jualan di sana,” kata salah seorang anak yang menolak menyebutkan namanya.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata