PAMEKASAN | SURYA Online - Isak tangis para kerabat dan keluarga menyambut kedatangan jenazah Nasuha, Rabu (28/9/2011) malam, korban meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran Kapal Motor Kirana IX di Dermaga Surya Tanjung Perak, Surabaya.
Nasuha, pria berumur 60 tahun ini merupakan satu dari delapan korban meninggal dunia dalam kasus kebakaran kapal yang terjadi Rabu sekitar pukul 06.00 WIB.
Jenazah Nasuha tiba di rumah duka di Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu, Pamekasan sekitar pukul 19.30 WIB dengan menggunakan mobil ambulans bernomor polisi S 3576 NA.
Tangis haru keluarga dan kerabat dekat korban membludak setelah petugas membuka pintu belakang mobil ambulans dan membawa jenazah yang telah terbungkus kain kafan itu ke mushalla dekat rumahnya untuk dishalati.
Bahkan anak Nasuha, Ahmad sempat pingsan saat melihat jenazah ayahnya digotong petugas.
Menurut keponakan korban Maslimah, Nasuha tewas dalam kecelakaan kebakaran Kapal Motor Kirana IX itu akibat terinjak-injak penumpang lain yang berebut keluar kapal untuk menyelamatkan diri.
“Saya melihat sepintas paman saya ini terjatuh. Tapi saya tidak bisa menolong, karena orang-orang dibelakang saya terus mendorong saya agar cepat keluar kapal,” katanya.
Maslimah merupakan satu dari enam orang yang berangkat ke bersama Nasuha naik Kapal Motor Kirana IX. Nasuha sendiri sudah menjadi warga Kalimantan sejak puluhan tahun lalu melalui program transmigrasi. Ia pulang ke rumahnya di Desa Murtajih, karena menghadiri haul orang tuanya.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata