
Ilustrasi, Sidang Isbat Yang Dipimpin Menteri Agama di Kantor kementerian Agama Republik Indonesia.
JAKARTA l SURYA Online - Sidang itsbat berintikan laporan hasil rukyat dari seluruh Indonesia, yang bertempat di Kementerian Agama, Jakarta, Senin malam, menetapkan 1 Syawal 1432 Hijriah pada Rabu, 31 Agustus nanti.
Sidang dipimpin Menteri Agama, Suryadharma Ali, yang juga dihadiri peneliti senior LAPAN, Thomas Jamaluddin, Ketua Majelis Ulama Indonesia, Ma’ruf Amin, sejumlah besar pemimpin organisasi massa Islam, dan para perwakilan negara-negara sahabat di Indonesia.
Amin menyitir fatwa MUI pada 2004 terkait soal ini. Menurut fatwa itu, untuk menentukan 1 Syawal dipakai gabungan metode hisab dan rukyah; dengan ketentuan bila hilal di atas ufuk tapi belum imkan rukyah jelas maka harus disempurnakan.
“Hilal harus bisa diamati secara ilmu, logis, dan berdasarkan kebiasaan. diupayakan agar masyarakat mengedepankan ukhuwah Islamiyah,” katanya.
Hasil penetapan dari sidang itsbat itu juga bersamaan dengan sidang serupa di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.
Ali, setelah mempersilakan hadirin peserta itsbat mengemukakan pendapat dan pertimbangan, menyimpulkan secara jelas, “1 Syawal jatuh pada hari Rabu, 31 Agustus 2011″. Pendapat Ali itu disambut seluruh hadirin secara aklamasi.
Sebelumnya, dia menyatakan pandangan organisasi massa Islam Muhammadiyah yang “meminta ijin” untuk melaksanakan shalat Ied 1 Shawal 1431 Hijriah pada Selasa besok (30/8).
Sumber : antara
Editor : Heru Pramono