SURABAYA I SURYA Online - Puluhan mahasiswa dan alumni Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Surabaya (Stikosa)-Akademi Wartawan Surabaya menggelar aksi protes sikap Yayasan yang tak kunjung transparan mengenai skandal raibnya uang Rp 3 miliar. Aksi itu dilakukan dalam bentuk teaterikal di depan lahan yang dijual yayasan (samping Stikosa), Minggu (31/7/2011).
Salah satu dari pemeran berteriak sembari menarik tali yang dipegang pengurus yayasan. “Mengapa tanahku dijualllllll… Pak. Bapak akademik Pak,”. Ia bertanya sekali lagi, “Pak, mengapa tanahku dijual Pak. Mengapa tanahku dijual. Bapak yang mengurus yayasan. Mengapa tanahku dijual?. Aku butuh jawaban Pak,”
Koordinator aksi M Zurqoni mengatakan, Yayasan Pendidikan Wartawan Jawa Timur (YPWJ) yang seharusnya memakmurkan justru melepas aset sebagian tanah Stikosa AWS kepada PT Hermon berdasarkan akta jual beli tertanggal 16 November 2007. Di akta itu disebutkan, tanah seluas 6.051,51 meter per segi dijual dengan harga sekitar Rp 6 miliar.
Masalahnya, uang hasil menjual aset itu sebagian untuk digunakan membangun dua gedung, tapi separuhnya lagi tidak ada kejelasan.
Penulis : iksan fauzi
Editor : Rudi Hartono