Home » Berita Terkini » HotNews » Surabaya Metro
Kisah Cinta Dramatis Alumnus Unmuh dan UPN Jogjakarta

Kemesraan Aldo dan Ayu Hanya Berlangsung Semalam

CINTA MATI - Dimas Ayu (24) memeluk jenazah pacarnya Muhammad Fery Aldo Jaya (28) di RSU Dr Soetomo Surabaya, Jumat (29/7). Foto: surya/adrianus adhi

Dimas Ayu (26), warga Kupang Gunung, Surabaya, tak menyangka kalau pertemuannya dengan Muhammad Fery Aldo Jaya (28) malam itu, adalah yang terakhir. Berkali-kali air matanya mengalir, saat memeluk jenazah sang kekasih.

Adrianus Adhi N
Surabaya

Ketika ditemui di ruang jenazah kamar mayat Dr Soetomo, Jumat (29/7), Ayu masih terbata-bata menceritakan kembali kisah yang dialaminya beberapa jam yang lalu. Berkali-kali air matanya menetes saat menuturkan kisah itu dimulai hari Rabu (27/7) petang.

“Dia (Aldo) nelpon. Bilang kalau sudah lulus, dan mau ketemu saya,” tutur Ayu yang biasa dipanggil Ay ini.

Mendapat telepon dari Aldo, pikiran Ay melayang, teringat ucapannya 1,5 tahun lalu. Saat itu, ia baru saja lulus kuliah dari jurusan Hubungan Internasional di Universitas Muhammadiyah Jogjakarta. Kepada Aldo, ia berharap agar bersemangat menyelesaikan kuliah.

Hubungan Ay dan Aldo saat itu memang sempat terputus hanya gara-gara Aldo belum lulus kuliah. “Saat itu saya bilang kalau dia tidak lulus kuliah saya tak mau menemuinya,” tutur Ay.

Rupanya, ucapan Ay membuat Aldo kian giat kuliah hingga akhirnya lulus. Rabu kemarin, Aldo ingin menunjukkan kepada Ay bahwa ia sudah lulus. “Aldo bilang kalau sudah lulus dan kepingin ketemu,” ujar Ay.

Kamis (28/7) malam, keduanya berjanji bertemu di bundaran Waru.

Dengan mengendarai mobil Suzuki Yaris warna hitam, Fery berangkat dari Jogjakarta menuju Bundaran Waru, Surabaya. Perjalanan memakan waktu hampir enam jam.

Ketika menceritakan bagian ini, senyum Ay perlahan merekah. Ayu ingat, setelah bertemu di Bundaran Waru, mereka sempat berjalan-jalan berkeliling Surabaya melepas rasa kangen.

Tak hanya itu, sekitar pukul 01.30 WIB, mereka juga sempat menikmati bubur ayam di kawasan Kedung Doro. Malam itu, dunia adalah milik mereka berdua.

Tanpa terasa, malam pun semakin larut. Ay harus pulang karena esok harinya kerja. Gadis ini meminta Aldo mencari hotel guna beristirahat. Namun, upaya Aldo mencari tempat menginap tak mudah. Baru sekitar pukul 04.00 WIB Aldo dan Ay baru menemukan kamar di Hotel Elmi, Jl Panglima Sudirman.

Meski tak menemukan tempat menginap yang cocok, Aldo tetap girang. Ay menuturkan, meski hari telah larut dan menjelang subuh, Aldo masih dapat bercanda gurau dengannya. Bahkan, hingga memasuki kamar di Elmi, Aldo masih saja bersenda gurau.

“Gw dah sarjana Ay,” seloroh Ayu menirukan gaya Aldo.

Nah, tak beberapa lama kemudian, setelah memasuki kamar, Aldo tiba-tiba sekarat. Tangan kanan Aldo memegang bagian dada seolah-olah tak bisa bernapas. Tak lama kemudian Aldo terjatuh. “Saya peluk dia. Bilang, Do…gak pa pa kan lu.. !” tutur Ay.

Karena panik, Ayu pun minta pertolongan petugas Hotel Elmi untuk membawa Aldo ke rumah sakit Siloam. Namun, nyawa Aldo tak terselamatkan. Menurut keterangan medis, Aldo meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Ay tak kuasa menceritakan lagi bagian ini. Bajunya yang berwarna abu-abu itu tak henti-henti diusapkan ke mata. Ay menuturkan kedatangan Aldo tak hanya menemui dirinya. Rencananya Aldo akan bertemu dengan Ay untuk melamarnya.

“Orang tua Aldo juga akan datang untuk bertemu saya,” tutur Ayu.

Namun, belum sempat rencana ini terwujud, Aldo sudah meregang nyawa. Di kamar mayat, Jenazah Aldo tak henti dipeluk Ay.

Kapolsek Genteng, Kompol Budi Santosa menuturkan, Aldo meninggal karena penyakit jantung. Dugaannya karena penyempitan pembuluh jantung. Sebab, menurut catatan medis, pada Maret lalu Aldo, mahasiswa UPN Jogjakarta ini sempat dirawat inap di rumah sakit Harapan Kita karena penyempitan ini.

“Tadi, orang tuanya bercerita serupa. Kami juga setelah memeriksa tak ada tanda-tanda penganiyaan di sana,” pungkasnya.

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "