Home » Berita Terkini » HotNews » Jatim Raya

Bus Wisata Nabrak Warung Dicekal Warga Pamekasan

Ilustrasi kecelakaan bus tabrak rumah

Ilustrasi kecelakaan bus tabrak rumah

PAMEKASAN I SURYA Online - Sebuah bus pariwisata asal Semarang, Jawa Tengah menabrak warung asesoris dan makanan khas Madura di area wisata Api Tak Kunjung Padam, Tlanakan, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (28/6/2011). Atas kejadian itu warga menahan bus beserta penumpangnya untuk menyelesaikan ganti rugi.

Ratusan warga yang tinggal di sekitar lokasi Api Tak Kunjung Padam datang ke lokasi kejadian dan meminta bus tersebut tidak berangkat sebelum mengganti kerugian kepada pemilik warung.

“Jangan berangkat, jika tidak ingin bus ini kami bakar,” teriak Amir, salah seorang warga di lokasi kejadian.

Bus pariwisata bernomor polisi H 1605 BA ini diparkir di lokasi Api Tak Kunjung Padan yang lokasinya memang miring. Namun tiba-tiba ban bus menggelinding ke bawah saat penumpang bus yang hendak menyaksikan “Api Abadi” itu turun.

Akibatnya dua warung yang menjual aneka sovenir dan makanan khas Madura milik warga setempat itu ringsek dan nyaris rata dengan tanah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena saat bus menambrak warung tersebut pemiliknya berhasil menyelamatkan diri.

Menurut sopir bus Usman, saat ban mobil menggelinding, ia tidak bisa mengendalikan laju bus tersebut, hingga akhirnya bus yang mengangkut 55 orang penumpang tersebut menabrak warung milik warga.

Hingga pukul 17.20 WIB bus pariwisata yang menabrak warung milik warga di area wisata Api Tak Kunjung Padam, Dusun Jangkah, Desa Tlanakan, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan ini masih tertahan di lokasi kejadian .

Belum terlihat ada petugas dari jajaran Polres Pamekasan di lokasi kejadian, namun sebagian warga mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tlanakan.

Belum diketahui jumlah kerugian material akibat peristiwa ini, namun menurut perkiraan ditaksi mencapai puluhan juta rupiah.

Menurut warga, kasus bus tergelinding di lokasi wisata Api Tak Kunjung Padam kali ini bukan yang pertama kali terjadi. Kejadian yang sama juga pernah terjadi pada akhir tahun 2010 lalu, hingga akhirnya bus masuk jurang yang ada di lokasi wisata tersebut.

“Soalnya lokasinya miring seperti ini. Dan disini memang rawan terjadi seperti itu,” kata warga setempat Zuhri menuturkan.

Sumber : antara

Editor : Rudi Hartono

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "