ROMA l SURYA Online- Internazionale Milan akhirnya mengais satu dari tiga trofi yang diraihnya tahun lalu setelah membekap Palermo 3-1 di final Coppa Italia (Piala Italia) yang digelar di stadion Olimpico, Roma, Senin (30/5) dini hari.
Musim lalu La Beneamata mengukir treble winners bersejarah setelah merebut Coppa Italia, Liga Champions dan Scudetto Serie A Italia. Musim ini, Inter hanya di urutan kedua Serie A dan terjengkang di perempat final Liga Champions dari Schalke 04.
Di final kemarin, dua dari tiga gol pasukan Leonardo Nascimento itu disumbangkan Samuel Eto’o masing-masing di menit ke-26 dan 76. Itu melengkapi koleksinya menjadi 37 gol di semua ajang musim ini.
“Mencetak 37 gol sungguh spektakuler. Tetapi mendapatkan Coppa Italia jauh lebih memuaskan,” terang Eto’o.
Dua gol Eto’o ini menahbiskan diri sebagai raja di final turnamen. Dari 12 partai final yang diikutinya di sepanjang karier, Eto’o mencetak 15 gol. Satu gol Inter ditambahkan Diego Milito di menit ke-90+2. Pemain Palermo, Ezequiel Munoz sempat membuat Inter waswas karena gol tandukannya di menit ke-88.
Kesuksesan Inter mempertahankan gelar Coppa Italia itu membuat Leonardo tersenyum. “Hasil yang memuaskan karena ini musim yang sulit. Sangat luar biasa bisa mengakhiri dengan senyuman,” kata Leo.
Leo mengakui meski menang telak, Inter harus bersusah payah berkat penampilan apik Palermo. Coppa Italia merupakan gelar perdana Leonardo sebagai pelatih.
Dari kubu Palermo, pelatih Delio Rossi sampai harus menangis mengetahui timnya gagal mengimbangi keperkasaan Inter. Rossi pantas menangis karena bisa jadi ini partai terakhirnya bersama I Rosanero. Isu kepindahannya dari Renzo Barbera santer beberapa pekan terakhir.
“Kenapa saya menangis? Saya cuma ingin memberikan sesuatu yang bernilai buat fans. Mungkin sesuatu yang besar,” ucap Rossi.
“Performa hebat tidaklah cukup, karena tim yang lebih berpengalaman pasti mampu memenanginya.”
Meski begitu, Palermo berhak atas tiket ke Liga Eropa musim depan karena Inter akan berlaga di Liga Champions.
ret/ap/van
Penulis : ret/ap/van
Editor : Heru Pramono