
PASAR MENINGKAT - Para pekerja mengepak salah satu produk di pabrik PT Sidomuncul di Semarang, pekan lalu. Meningkatnya pasar jamu dan minuman berenergi mendorong pabrikan ini memperkuat varian produknya. Foto: surya/didik sutrisno
SEMARANG | SURYA - Jatim menjadi pasar yang cukup strategis bagi pabrikan jamu dan minuman energi. Kondisi itu mendasari PT Sidomuncul untuk terus memperkuat pasar, salah satunya dengan merangkul jajaran grosir hingga penjual jamu di wilayah ini.
Dirut PT Sidomuncul Irwan Hidayat mengatakan, pasar Jatim memiliki potensi yang cukup besar dalam penjualan produknya, terutama minuman energi yang kini berkontribusi sekitar 40 persen di wilayah ini. Sebagai industri yang terus berkembang dan eksis mengeluarkan produk-produk baru, pihaknya pun sadar bahwa peran grosir dan penjual jamu cukup penting.
“Sebagai ujung tombak penjualan, perlu ada pengetahuan dan gambaran yang lengkap bagi mereka terhadap produk serta proses produksi, sehingga diharapkan bisa menjadi referensi terhadap konsumen,” kata Irwan, di sela menerima kunjungan 350 grosir dari Jatim di pabriknya, pekan lalu.
Bagi produsen, lanjutnya, memiliki kewajiban untuk terus memperkuat pasar produknya, dengan harapan tetap dipercaya konsumen. Sidomuncul kini terus mengembangkan varian produk, menyusul meningkatnya pasar jamu di dalam negeri.
“Kami melihat komoditas jahe yang asli Indonesia ini kian diminati tak hanya pasar lokal, namun juga pabrikan obat tradisional di luar negeri. Karena itu kami memperkuat produk berbahan baku jahe,” ungkap Irwan, yang tahun lalu ekspansi pabrik bahan baku Semarang Herbal Indoplant (SHIP).
Guna lebih memudahkan konsumen mengonsumsi jamu, pihaknya semakin mengembangkan produk sari jamu yang mendapat sambutan positif konsumen. Diakuinya, dalam beberapa tahun terakhir tren minum jamu di masyarakat terus berubah.
“Tahun 2009 terjadi perubahan yang cukup signifikan, dimana penjualan kami melonjak sekitar 40 persen. Di 2011 ini, kami menargetkan penjualan tumbuh 10-15 persen,” ujar Irwan, yang pada November nanti merayakan HUT Sidomuncul ke-60.
Direktur PT Surya Sinar Berlian, selaku distributor Sidomuncul di Jatim, Rheno Hidayat menuturkan, penjualan produk-produknya terus mengalami peningkatan, meski pasar jamu dan minuman energi cukup ketat.
“Secara nasional, kontribusi pasar Jatim sekitar 10-15 persen. Kami bersyukur meski produk minuman energi kami tergolong baru, namun pangsa pasarnya cukup memuaskan,” pungkas Rheno.
Penulis : dio
Editor : Sugeng Wibowo