Home » Berita Terkini » HotNews

Penghargaan untuk Sambang Kampoeng

PENGHARGAAN - Wiwit Purwanto (kiri) saat menerima penghargaan Tjap Djembatan Petekan dari Sjarikat Poesakan Soerabaia, Minggu (29/5). Foto: surya/ahmad zaimul haq

SURABAYA | SURYA - Wartawan Harian Surya, Wiwit Purwanto meraih penghargaan ‘Tjap Djembatan Petekan’ dari Sjarikat Poesakan Soerabaia, Surabaya Herritage Society. Penghargaan diberikan karena tulisan pria yang akrab disapa Wiwit terkait kampung-kampung di Surabaya dinilai memberi inspirasi mempertahankan kampung khas Surabaya.

“Kami sangat mengapresisasi rubrik Sambang Kampoeng oleh wartawan Surya atas nama Wiwit. Tulisan kampung itu akan selesai pada tahun ini dengan 163 seri,” papar Direktur Surabaya Heritage Society, Freddy H Istanto, Minggu (29/5) usai memberi penghargaan di Cafe d’kampung Surabaya Town Square.

Dikatakan, penghargaan ini diberikan terkait perayaan HUT ke-718 Kota Surabaya. Selain Wiwit, penghargaan juga diberikan pada 11 wartawan dari berbagai media yang berdedikasi melestarikan cagar budaya di Surabaya. Seperti, Agnes Swetta Pandia dari Harian Kompas, Amanda Manuputy Metro TV, Amelia Wulan Purbani The Epoch Time, dan beberapa lainnya.

Menanggapi penghargaan itu, Wiwit mengaku tidak menduga. “Meski kaget, tentu senang dan bangga bisa mendapatkan penghargaan ini. Semoga Harian Surya tetap tinggal di hati warga Surabaya,” ujarnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini berencana membuat kampung-kampung di kota ini menjadi rujukan wisatawan manca negara. “Nanti kami ajak teman-teman (dari heritage) studi ke Belanda supaya nanti bisa diterapkan di Surabaya,” katanya.

Sambang Kampoeng merupakan rubrik Harian Surya yang terbit rutin. Rubrik ini mengupas kampung-kampung di Surabaya dengan kekhasan masing-masing.

Penulis : iks

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "