KEDIRI l SURYA Online- Salat malam yang dilalui, Amikyanah (32), dan ayahnya Abdul Aziz ( 60) Kamis (28/4) sekitar pukul 02.00 WIB, mungkin tidak akan pernah dilupakan sepanjang hidupnya. Saat mereka tengah khusyu, rumah sekaligus toko kelontong mereka dilabraktruk tangki BBM Pertamina.
Dagangan palen warga Jl Mayor Bismo 98, Kecamatan Kandangan, Kabupaten Kediri ini hancur berantakan, sementara Azis dan Amikyana ketakutan. Kejadian terjadi begitu tiba-tiba, begitu keras tak ubahnya sebuah ledakan hebat. Amikyanah mengaku saat kejadian itu dia mengira dunia sudah kiamat, sementara itu Aziz menyangka rumahnya ditabrak pesawat.
Sopir truk Pertamina nopol AG 9457 AC, Mariyono (47) warga basongan, Kecamatan Kayenkidul Kabupaten Kediri, mengaku truknya berisi bensin akan diantarkan ke SPBU Kandangan. Muatan truk itu sebanyak 32.000 liter baru diambil dari pangkalan di Surabaya.
Truk tidak kuat berjalan di tikungan menanjak, sehingga Mariyono mengopernya ke gigi satu. Truk bukanya bisa melaju, melainkan berhenti, lalu berjalan mundur meski mesin masih hidup.
Mariyono mengaku telah berusaha mengerem. Namun karena posisi jalan berada di tikungan menurun, akhirnya truk itu justru terpelanting dan baru bisa berhenti setelah pantatnya menabrak rumah Abdul Aziz. Beruntung tidak jatuh korban jiwa dalam peristiwa ini.
cah
Penulis : cah
Editor : Heru Pramono