SURABAYA l SURYA Online - Praktik prostitusi yang dilakoni SKM, siswi kelas XI di sebuah SMK di kawasan Surabaya Selatan sudah jauh. Remaja 16 tahun itu mengaku sudah melayani 10 lelaki hidung belang yang biasa dia panggil oom.
Kebanyakan, pemakai jasa SKM adalah lelaki berumur yang berdompet tebal. Mereka tertarik pada tubuh SKM yang bertarif Rp 500.000.
“Pengakuan SKM memang demikian. Namun, dia masih terindikasi menjajakan diri sendiri tanpa diperjualbelikan orang lain,” ujar Kasubnit Vice Control (VC) Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, Ipda Iwan Hari Poerwanto, Kamis (28/4).
SKM dan LL temannya, ditengarai sebagai pekerja seks komersial abu-abu. Nama mereka disebut ICH, adik kelasnya, yang tertangkap setelah ‘menjual’ VN, teman sekolahnya pada Ari Hariyanto.
Untuk menjaring pelanggan, SKM Cs memanfaatkan jaringan pertemanan dan nomor ponselnya. Biasanya, konsumen mereka sebelumnya memberi nomor ponsel SKM untuk diajak berkencan.
Selain itu, kesempatan praktik kerja lapangan (PKL) di salon dan sales promotion girl (SPG), tak dilewatkan PSK abu-abu ini untuk mendapat pelanggan.
Polisi sendiri terus mendalami jaringan prostitusi di sekolah keempat remaja itu. Ada informasi, bukan cuma mereka yang terjerumus dalam prostitusi. Namun, tidak mudah bagi polisi untuk menguak jaringan ini.
“Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah. Namun, tidak semua korban mau melapor karena merasa malu,” tandas Iwan.
k2
Penulis : k2
Editor : Heru Pramono