BOJONEGORO | SURYA Online - Jajaran “Joint Operating Body” (JOB) Pertamina-Petrochina East Java (PPEJ) memasang target pengeboran empat buah sumur minyak Sukowati di lapangan A di Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro rampung 2011 ini.
“Kalau target kami pada awal 2012,sudah berproduksi minimal 6.000 barel per hari,” kata “General Manager JOB PPEJ”, Bambang H Kardono, seusai peresmian dimulainya pengeboran empat sumur minyak baru, Jumat (29/4/2011).
Hadir dalam acara peresmian itu, Bupati Bojonegoro Suyoto, dari BP Migas, Amir Hamzah, “Presiden Petrochina Internasional Companies in Indonesia”, Wei Zhigang, dan undangan lainnya, termasuk warga masyarakat di sekitar lokasi pengeboran.
Menurut Bambang, semula di dalam “plant of development” (POD), pengeboran sumur minyak Sukowati, jumlahnya sebanyak 11 sumur berada di lapangan C. Namun, karena rencana tersebut terhambat masalah tata ruang peruntukan tanah di wilayah Bojonegoro, pengeboran fase 4 dilakukan di lapangan A di Desa Campurejo, Kecamatan Kota, dengan jumlah empat unit sumur minyak.
Ia menjelaskan, pengeboran yang dilakukan tersebut, sebagai usaha mengejar target produksi minyak secara nasional yang ditetapkan Pemerintah.
Dalam melakukan pengeboran empat buah sumur dengan kedalaman rata-rata 8.000 kaki atau 2.500 meter itu, JOB PPEJ membelanjakan modalnya sebesar 166 juta dolar Amerika Serikat.
Sumber : antara
Editor : Titis Jati Permata