PADANG l SURYA Online- Ambisi Arema mengakhiri episode kekalahan di kandang Semen Padang kandas. Dalam pertandingan di Stadion Agus Salim, Kamis (28/4), Singo Edan dibekuk tuan rumah Semen Padang, 0-2 (0-1).
Dua gol Semen Padang dicetak pemain impornya, David Pagbe menit ke-23 dan Edward Junior Wilson jelang pertandingan berakhir.
Dengan kekalahan ini, Arema tidak hanya gagal menghasilkan poin dalam dua laga away Liga Super Indonesia (LSI), setelah sebelumnya kalah dari Pelita Jaya, 0-1, namun juga gagal mewujudkan ambisi memperbaiki posisi di klasemen sementara. Juara LSI musim lalu ini tetap tertahan di peringkat empat dengan nilai 37 dari 23 pertandingan.
Bagi Semen Padang, kemenangan ini tidak hanya membuat rekor kandang mereka tetap bersih, juga sekaligus melambungkan posisi mereka ke peringkat dua dengan nilai 41. Tim berjuluk Kabau Sirah ini menggeser posisi Persija Jakarta yang sehari sebelumnya menempati posisi kedua dengan nilai 40. Pemuncak klasemen sementara, Persipura Jayapura kokoh di tempatnya dengan nilai 47.
Gol pertama Semen Padang berawal dari tendangan bebas Yu Hyun Ko dari sisi kanan pertahanan Arema, bola lambung dapat dihalau barisan pertahanan Arema, namun bola kembali direbut Hyun Ho dan kembali melepaskan umpan matang ke depan gawang Arema.
David Pagbe yang bergerak cepat memaksimalkan umpan matang itu, bola ditendang keras dan gagal ditepis kiper Kurnia Mega. Skor berubah 1-0 untuk Semen Padang.
Di menit terakhir babak pertama, kapten Arema Noh `Along` Alam Shah memiliki peluang emas. Sayang, tendangan Along melintas tipis dari gawang yang kosong.
Sedang gol kedua Semen Padang yang tercipta menit ke-91 lahir melalui solo run, Edward Wilson dari tengah lapangan sebelum mengecoh tiga pemain belakang Arema sekaligus menundukkan Kurnia Mega. Skor berubah 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.
“Pemain tidak bagus. Semua strategi tak berjalan di lapangan,” kata Miroslav Janu, Pelatih Arema usai pertandingan sebagaimana dilansir okezone.com.
Pelatih Semen Padang Nil Mizar mengatakan, dua gol kemenangan yang kemarin bersarang di gawang Kurnia Meiga tak lepas dari kedisiplinan pemainnya menerapkan strategi man to man marking. Selain itu, dalam penilaiannya, Semen Padang tampil lebih efektif walaupun beberapa kali gagal memanfaatkan peluang.
“Arema lebih sibuk bertahan. Jadi itu membuat kita leluasa melakukan tekanan. Ini kemenangan yang luar biasa,” cetus pelatih yang selalu tampil necis ini.
st10
Penulis : st10
Editor : Heru Pramono