
IKUT DEMAM- Dengan topeng bergambar Pangeran William dan Kate Middleton, dua orang diarak dengan becak di jalanan Solo, Jawa Tengah, Kamis (28/4). Mereka sedang mempromosikan souvenir dengan memanfaatkan demam pernikahan pasangan kerajaan Inggris. Foto: ap
LONDON | SURYA - Pernikahan paling heboh sedunia antara Pangeran William dan Kate Middleton dilakukan hari ini, Jumat (29/4). Bukan cuma urusan kemewahan, tetapi pasangan calon penerus takhta Inggris ini juga menyiapkan kemantapan hubungan mereka, antara lain dengan kumpul kebo selama 3,5 tahun.
Pasangan ini diketahui mulai tinggal seatap mulai Desember 2007, setelah sempat berpisah pada April tahun yang sama. Mereka pernah tinggal beberapa bulan di rumah Harry di Anglesey, sebuah pulau di Wales Utara.
Fase hidup bersama sebelum menikah ini bisa dibilang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kerajaan Inggris yang dikenal sangat konservatif. Bahkan ayah dan ibu William, Pangeran Charles dan Lady Diana Spencer hanya punya waktu pacaran yang sangat singkat sebelum menikah.
Di luar kenyataan, banyak anggota kerajaan Inggris yang keluarganya berantakan, moral tinggi masih menjadi faktor penting dalam pembentukan sebuah keluarga baru di lingkungan monarki ini. Bahkan ada aturan tak tertulis bahwa pasangan berdarah biru harus masih perawan ketika menikah.
Namun William dan Kate tidak demikian. Pasangan yang mulai bercintaan pada 2002 ini mengalami pasang surut hubungan dan seperti pasangan warga biasa, mereka menjalani hidup bersama seperti sebagian warga Inggris.
Banyak kalangan yakin, ini merupakan cara William dan Kate untuk memantapkan hubungan sebelum memutuskan menikah. Autumn Brewington, kolumnis di The Washington Post menulis, William mulai belajar dari kegagalan pernikahan keluarga kerajaan.
Dari empat anak Ratu Elisabeth II, hanya Pangeran Edward yang bisa mempertahankan perkawinannya hingga sekarang. Pangeran Charles, Putri Anne dan Pangeran Andrew berakhir perkawinannya dengan perceraian. William sebagai calon penerus takhta harus bisa melanggengkan pernikahannya, karena sebagai calon raja, ia nanti juga otomatis menjadi kepala gereja Inggris.
Menurut Brewington, satu lagi kisah perceraian akan memicu pertanyaan masyarakat, buat apa negara membiayai keluarga monarki dan apakah masih perlu mempertahankan sistem kelas pada era sekarang.
Keluarga kerajaan pun tampaknya merestui gaya berpacaran kedua anak muda ini. Selain menyediakan penjagaan 24 jam untuk Kate, kerajaan juga mengundang perempuan 29 tahun itu pada acara resmi kerajaan. Misalnya, pada Misa Ordo Garter di Istana Windsor pada Juni 2008. Hingga akhirnya November 2008, William dan Kate mengumumkan pertunangan mereka.
3 Miliar Penonton
Hari ini, Jumat (29/4), William yang bernama lengkap William Arthur Philip Louis menikahi Kate atau Catherine Elizabeth Middleton di Gereja Westminster Abbey. Kemarin, Kamis (28/4), mereka melakukan latihan terakhir di Gereja Gothik yang sudah digunakan untuk pernikahan keluarga kerajaan, 11 November 1100 antara Raja Henry I dari Inggris dan Matilda dari Skotlandia.
Kemarin, Kate terlihat berlatih bersama para pendampingnya dan Pangeran Harry yang bertugas mendampingi William. Mereka berlatih hingga tiap detail sakramen pernikahan itu.
Di sela latihan itu, Kate dan William mengeluarkan pernyataan bahwa mereka sangat terharu pada kepedulian banyak orang sejak mereka berpacaran.
“Kami sangat senang Anda sekalian bisa ikut merayakan apa yang kami harapkan sebagai salah satu hari yang paling membahagiakan dalam hidup kami. Rasa sayang yang ditunjukkan oleh begitu banyak orang selama kami bertunangan sangat mengharukan, ini sangat menyentuh,” demikian pernyataan bersama Kate dan William.
William dan Kate bakal menjadi pusat perhatian 1.900 pasang mata dalam upacara pernikahan di Abbey. Namun jumlah itu menjadi jauh berlipat-lipat ketika pasangan yang sudah resmi sebagai suami istri ini diarak dengan kereta kencana dari gereja menuju Istana Buckingham. Rute sejauh 2 kilometer itu akan dipadati 450.000 orang yang ingin menyaksikan langsung prosesi yang sepekan terakhir menyita perhatian dunia itu.
Namun jumlah yang amat jauh lebih banyak adalah mereka yang menyaksikan prosesi itu lewat siaran langsung televisi. Diperkirakan sebanyak 3 miliar pasang mata atau hampir separo penghuni bumi menyaksikan upacara itu.
Pernikahan William dan Kate yang bak dongeng ini hanya bisa diperbandingkan dengan saat orangtua William menikah 29 Juli 1981. Dari sisi undangan, pernikahan Charles-Diana unggul, karena Katedral Santo Paulus bisa menampung 3.500 orang. Namun dari sisi pemirsa televisi, pernikahan Charles-Diana ‘hanya’ disaksikan 750 juta orang..
Hingga kemarin, sudah banyak orang mengapling tempat di pinggir jalan yang akan dilalui kereta kencana dari Westminster Abbey hingga Istana Buckingham. Bahkan tak sedikit dari mereka yang menginap dalam tenda-tenda dan kantong tidur di pinggir jalan itu.
Prosesi itu dimulai pukul 08.15 waktu setempat atau 14.15 WIB, ketika tamu pertama masuk Westminster Abbey lewat pintu utara. Pukul 10.10 Pangeran William didampingi adiknya, Harry meninggalkan Clarence House dan 5 menit kemudian tiba di Abbey, diikuti para keluarga Middleton dan keluarga kerajaan.
Pukul 10.51, Kate diiringi ayahnya, Michael, meninggalkan tempatnya menginap, Goring Hotel dan 4 menit kemudian tiba di Abbey. Setelah itu, dimulailah upacara pemberkatan pernikahan.
Pukul 12.15, William akan keluar dari Abbey bersama Kate yang sudah sebagai suami istri. Kemudian mereka diarak melewati rute sepanjang 2 kilometer menuju Istana Buckingham, diikuti keluarga kerajaan Inggris dan tamu kerajaan lainnya 10 menit kemudian.
Lalu, pukul; 13.25, William dan Kate didampingi Ratu Elisabeth dan keluarga lainnya muncul di balkon istana. Di situlah ribuan pasang mata menyaksikan sebuah ciuman yang paling ditunggu selama beberapa dekade terakhir.
Sumber : ap/dm/sun
Penulis : sas
Editor : Sugeng Wibowo