LAMONGAN | SURYA Online – Untuk mengurangi resiko dan penanggulangan bencana, Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdatul Ulama (LPBI NU) menandatangani kesepakatan bersama Pemkab Lamongan dan DPRD setempat, di ruang Sabha Nirbawa Pemkab Lamongan, Kamis (28/4).
Kesepakatan itu, ditandatangani Sekretaris LPBI NU Pusat Sultonul Hudan, Bupati Lamongan Fadeli bersama Wabup Amar Saifudin serta Ketua DPRD Makin Abbas. Ikut menyaksikan, Ketua PCNU Lamongan Habib Husein Al Hadad dan Wakil Sekretaris PWNU Jatim Rubaidi.
Lewat MoU tersebut, Pemkab Lamongan bersama LPBI NU dan DPRD setempat terikat untuk membuat kebijakan publik berupa perda. “Lamongan sebagai daerah dengan topografi yang memang rawan bencana, sangat penting untuk memiliki antisipasi jika bencana terjadi. Karena di Lamongan terdapat Sungai Bengawan Solo, Rawa Bengawan Jero hingga Kali Lamong yang rawan menimbulkan bencana. Belum lagi bencana lain sperti angin puting beliung yang terjadi beberapa waktu lalu,“ ujar Bupati Fadeli.
Dikatakan olehnya, Pemkab Lamongan sudah membentuk Badan Penanggulangan Becana Daerah (BPBD). Namun tentunya, lanjutnya, BPBD akan melakukan kerjasama dengan semua pihak untuk penaggulangan bencana. “Karena bencana tidak mungkin bisa ditangani BPBD sendirian saja, “ ujarnya.
Penulis : san
Editor : Adi Agus Santoso