SURABAYA|SURYA Online - Meski merupakan proyek berskala nasional, namun kepastian penyelesaian Double Track Elevated Railway (DTER) Stasiun Gubeng hingga Bandara Juanda belum jelas. Ini tak lepas dari kucuran dana APBN yang kecil tiap tahunnya.
Sekretaris Satuan Kerja (Satker) Pengembangan Perkeretaapian Jatim, Tabri Siswoyo menjelaskan, sesuai dengan rencana, maka pengerjaan tahap awal dimulai sekitar Juni mendatang. Namun, pengerjaan awal itu hanya sekadar memasang tiang pancang di areal Aloha-Juanda dengan anggaran Rp 30-40 miliar. “Untuk tahun baru tiang pancangnya saja,” tuturnya kepada wartawan, Selasa (26/4).
Diungkapkan, untuk tahun depan, dengan kucuran dana yang diperkirakan sama dengan tahun ini, maka sulit baginya untuk segera menyelesaikannya dalam 2-3 tahun mendatang. Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Dishub & LLAJ Jatim memang menargetkan proyek ini bisa tuntas sekitar 2013 nanti.
“Kami belum tahu kapan ini akan selesai. Mungkin baru 10 tahun lagi, tergantung adanya sharing dengan pemda atau swasta,” tegasnya.
Penulis : Sudarma Adi W
Editor : Kistyarini