Home » Berita Terkini » Jatim Raya

194 Siswa SMP Pamekasan Tidak Ikut UN

PAMEKASAN | SURYA Online - Sebanyak 194 siswa tingkat SMP dan yang sederajat di Kabupaten Pamekasan, Madura Jawa Timur, tidak mengikuti pelaksanaan ujian nasional (UN). Kebanyakan yang tidak ikut UN berasal dari SMP terbuka dan MTs swasta di pedesaan.

Ketua Panitia Penyelenggara Teknis Kegiatan Ujian Nasional (PPTK UN) Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, Slamet Gustiantoko menjelaskan, dari 194 siswa yang terdata hingga hari kedua pelaksanaan UN tersebut, empat orang diantaranya meninggal dunia, dan dua lainnya sakit. Sedang 186 siswa sisanya, tanpa keterangan, bahkan ada yang menyatakan telah berhenti sekolah.

Menurut Slamet, siswa yang tidak mengikuti ujian tanpa alasan dipastikan tidak akan bisa mengikuti ujian susulan yang akan digelar mulai Senin pekan depan. “Kecuali memang ada alasan yang bisa dibenarkan, seperti sakit,” katanya.

Ditambahkan, dua siswa yang sakit masing-masing siswa MTs Kholid Bin Wahid, Desa Bangkes, Kecamatan Kadur dan seorang siswa lagi di MTs Bustanul Ulum, Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan. “Kalau yang dari Kadur tidak mengikuti ujian sejak hari pertama, sedang yang dari Desa Ambat, Kecamatan Tlanakan mulai Selasa,” kata Slamet Gustiantoko.

Tidak hadirnya mereka dalam pelaksanaan UN, sudah diketahui pihak sekolah karena adanya surat dokter yang disampaikan orang tua siswa. Surat itu, oleh sekolah sudah diteruskan kepada panitia penyelenggara UN Disdik Pamekasan.

Sumber : antara

Editor : Adi Agus Santoso

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "