Home » Surabaya Metro
Mengintip Kegiatan Para Lansia di Kampung Ngagel

Hasil Simpan Pinjam untuk Pelesir

KREATIF - Sejumlah lansia dan pra-lansia di lingkungan RT6 - RW5 Kampung Ngagel kreatif membuat handycraft dari sampah rumah tangga. Foto: surya/ahmad zaimul haq

Banyak orang menganggap masa lansia (lanjut usia) dan pra lansia adalah waktu sebagian besar yang dipergunakan untuk istirahat. Tapi bagi warga Kampung Ngagel anggapan ini tidak berlaku. Para lansia dan pra lansia di kawasan ini bahkan lebih kreatif dari yang muda-muda.

Wiwit Purwanto
Surabaya

tengok saja kegiatan para lansia dan pra lansia yang berada di lingkungan RT6 – RW5, para lansia dan pra lansia yang berjumlah sekitar 20 orang ini aktif dalam membuat handicraft yang berbahan baku dari sampah rumah tangga.

“Ada yang dari sedotan, ada yang dari koran bekas, bungkus plastik dari pembersih dan sebagainya,” kata Maimunahtun (66) koordinator lansia.

Menurutnya ibu lansia di kampung ini sangat aktif, mereka sepakat untuk mengumpulkan sampah rumah tangga yang dianggap masih bermanfaat didaur ulang.

Sampah dari rumah tangga yang telah dipilah tadi akhirnya dikumpulkan di gudang milik salah satu warga, selanjutnya setelah terkumpul sebagian dari sampah kering itu dijual.

“Sebagian lain sampah kering itu dibuat kerajinan,” katanya.

Sejumlah kerajinan tangan yang telah dibuat dan mendatangkan nilai ekonomi antara lain, tas cantik dari sedotan bekas, cover galon minuman mineral juga dari potongan sedotan bekas, vas bunga dari koran bekas, aksesori dari potongan gelas air mineral dan karya lainnya.

“Semua barang ini sudah kami jual, dan hasilnya lumayan.” Kata Darwik (48) salah satu anggota pralansia.

Menariknya, uang hasil jualan barang bekas dan penjualan kerajinan warga lansia ini dikembalikan lagi kepada anggota yang terlibat. Uang tersebut bisa dipinjamkan kepada anggota yang terlibat dan sebagian lagi dibuat untuk rekreasi keluar kota.

“Kami pernah ke Malang dan Yogya, seluruh biayanya ditanggung oleh uang hasil penjualan kerajinan dan penjualan sampah kering,” papar Maimunatun yang juga akrab dipanggil Bu Said ini.
Bahkan untuk tahun depan warga lansia yang aktif dengan kegiatan persampahan rumah tangga ini rencananya akan pergi ke Pulau Bali.

“Kali ini rencana kami akan berlibur ke Pulau Bali,” tukasnya.

Yang lebih membuat warga lansia ini bertambah semangat dalam berkarya dengan daur ulang sampah kering karena dari pihak kelurahan menunjuk para pegiat lansia ini sebagai pilot project di Kelurahan Ngagel.

Bukan hanya setiap kali ada kegiatan warga di sini ditunjuk sebagai narasumber tapi juga setiap kali ada pameran warga lansia ini juga kerap tampil mewakili Kelurahan Ngagel.

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "