Home » Berita Terkini

Diduga Palsukan Stempel, Polisi Usut Kepsek

SURABAYA l SURYA Online- Pengucuran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di sebuah sekolah dasar negeri (SDN) di kawasan Babat Jerawat, Pakal, diduga bocor. Kasus ini kini ditangani anggota Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Sat Reskrim Polrestabes Surabaya.

Penyelidikan polisi bermula dari informasi ditemukannya belasan stempel berbagai toko di lemari sekolah. Stempel-stempel itu diduga dibuat untuk memanipulasi belanja sekolah dengan dana BOS. Dari penyelidikan awal, polisi mencurigai pemalsuan dilakukan SP, kepala sekolah.

Dari data yang digali Surya, stempel yang diduga palsu, antara lain, ‘milik’ toko Remmi Production, penjual alat-alat musik; YMD Elektro Service, Maju Makmur, UD Sinar Indah, toko penyedia bahan bangunan dan alat listrik; dan toko alat-alat tulis.

Sumber dari internal sekolah, membenarkan sekolah ini sedang bermasalah. Sumber ini menyebut beberapa kali polisi mendatangi sekolah. “Saya lihat polisi datang dan membawa beberapa bukti, termasuk stempel yang diduga palsu itu,” ujarnya.

Sumber itu menambahkan,  modusnya pihak sekolah berpura-pura bertransaksi di toko-toko yang stempelnya dipalsu itu. Modus lain yang kini diselidiki polisi adalah mark up biaya sewa atau pembelian tertentu.

Kanit Tipiter Sat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKP Andi Sinjaya membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus ini. Kepolisian masih mencari benang merah antara banyaknya stempel toko itu dengan laporan penggunaan dana BOS.

Dalam waktu dekat polisi akan mengadakan gelar perkara. “Kami akan melakukan gelar perkara. Sampai saat ini sudah ada tiga saksi yang kami periksa,” terangnya Rabu (30/3). k2

Penulis : k2

Editor : Heru Pramono

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "