SURABAYA | SURYA Online - Persaingan angkutan umum taksi di Surabaya kini diramaikan dengan kehadiran satu operator taksi asal Bandung, Cipaganti.
Presdir Cipaganti Grup Andianto Setiabudi mengatakan, penetrasi taksi di populasi Surabaya masih kecil. Jumlah penduduk kelas menengah dibandingkan ketersediaan taksi belum sebanding.
“Kami bukan ingin merebut pasar, tetapi menciptakan pasar dengan diferensiasi produk yang kami miliki,” kata Andianto, di sela launching Taksi Cipaganti di pangkalan Cipaganti A Yani 272, Selasa (29/3).
Taksi Cipganti yang memasangkan argo buka pintu Rp 5.000 ini dilengkapi fasilitas wi-fi, GPS, televisi, karaoke dan print out argo.
“Tahap awal, siap dioperasikan 200 armada dengan investasi tiap unit Rp 200 juta. Kami berharap Surabaya bisa memiliki 500 armada,” lanjutnya.
Secara nasional, Cipaganti mengoperasikan 300 unit taksi di Jakarta dan Bandung. Setelah Surabaya rencananya ekspansi ke Denpasar, Lombok, Jogjakarta dan Semarang. Akhir 2011 ditargetkan punya 1.000 armada.
Direktur Otojasa PT Cipaganti Otojasa Tommy Teguh Susetio menambahkan, Surabaya sebagai kota metropolitan kedua diharapkan per unit taksi mampu memberi setoran Rp 500.000 per hari.
Setelah transportasi darat diperkuat, Cipaganti berencana masuk ke bisnis maskapai. Saat ini sedang dalam proses perijinan. Pada 2015, diharapkan mampu mengoperasikan lima unit armada, mix Boeing dan Airbus yang fokus di penerbangan domestik berpusat di Bandung.
Penulis : Dwi Pramesti
Editor : Titis Jati Permata