JEMBER l SURYA Online- Pihak Kejari Jember terus memburu para pejabat pemkab yang diduga terlibat korupsi. Para kasek juga terlihat datang bergiliran ke kantor kejari di Jl Karimata.
Para pejabat diperiksa terkait dugaan korupsi di Bappekab Jember. Sedangkan para kasek terkait dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dindik.
Selasa (29/3), giliran Slamet Urip Santoso, Asisten II Sekkab Jember yang diperiksa. Ia diperiksa dalam kapasitas mantan Kabid Ekonomi Bappekab 2007 sekaligus sebagai kuasa pengguna anggaran.
Sehari sebelumnya, Senin (28/3), jaksa memeriksa Suprapto, mantan kepala Bappekab yang kini menjadi Kepala Dinas Pendapatan Daerah dan Sudjito, Kepala Inspektorat Jember.
Menurut Kasi Pidsus Kejari Jember Kliwon Sugiyanta, dalam penyidikan dugaan korupsi Bappekab, pihaknya telah memeriksa lebih dari 20 orang, mulai staf hingga pejabat Bappekab. Mereka ditanya seputar dugaan pengurangan anggaran di tubuh Bappekab pada 2007, 2008, dan 2009.
Ada empat jaksa yang memeriksa dugaan korupsi di Bappekab dan sembilan yang mendalami dugaan korupsi DAK di Dindik. Rencananya, 300 kasek SD dan SMP di Jember juga akan diperiksa.
Dugaan korupsi DAK terkait proyek pengadaan buku, alat peraga, dan peralatan laboratorium. “Tiap hari sekitar 20 orang-lah. Hari ini ada 50 orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan,” ujar Kasi Intelijen Kejari Jember Sigit Prabowo. uni
Penulis : uni
Editor : Heru Pramono