Home » Berita Terkini » Malang Raya
Diduga Masih Ada Korban Dukun Palsu

Waspadai Penipuan Berkedok Klenik

SINGOSARI  | SURYA - Praktik dukun palsu yang dilakukan Muhammad Purnoto (58), warga Jl Pattimura I Batu, terhadap korbannya yang bernama Asyim (66), warga Jl Nanas, Desa Klampok, Singosari, Kabupaten Malang, membuat Polsek Singosari harus ekstra jeli dalam meraba-raba tindak pemalsuan yang berkedok klenik itu.

Sejauh ini, di wilayah Singosari, yang jadi korban masih sebatas Asyim. Terkait kasus ini, kami nggak mau ada kasus serupa yang menimpa warga kami,” tandas Kompol Hariono, Kapolsek Singosari, Minggu (27/2).

Dengan tertangkapnya Purnoto, Hariono berharap agar warga lebih selektif lagi dalam memanfaatkan jasa ‘orang pinter’. Bahkan, lanjutnya, sebaiknya jangan percaya dengan praktik-praktik semacam itu. Karena selain membuang waktu dan uang, menggunakan jasa ‘orang pinter’ merupakan jalan pintas yang tidak jelas hasil akhirnya.

“Ujung-ujungnya ya pasti tertipu. Oleh karena itu, sebaiknya warga jangan mudah percaya dan waspada terhadap perdukunan,” ucap Hariono.

Terkait barang bukti (BB) emas imitasi yang dijadikan Purnoto untuk mengelabui klien-nya, sejauh ini Purnoto masih melakukan pengembangan dan menghimpun keterangan dari tersangka Purnoto, korban Asyim, dan sejumlah saksi. Hariono mengaku belum mengetahui dari mana Purnoto mendapatkan emas imitasi itu.

“Sekarang ini kan yang terpenting si tersangka (Purnoto) sudah kami tahan. Jadi, hal ini akan memudahkan kami untuk memeriksanya,” kata Hariono.

Uniknya, setiap kali selesai menipu korbannya, Purnoto selalu bersembunyi ke luar kota. Pihak kepolisian belum mengetahui apakah hal itu terkait ritual.

Diduga, selain Asyim masih ada korban lain lagi terkait praktik dukun Purnoto. Namun, karena malu, korban enggan melaporkan ke polisi. “Yang jelas setiap penipuan harus segera dilaporkan, nggak usah malu dan sungkan,” imbuh Hariono.

Penulis : k1

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "