Home » Surabaya Metro

Ajak Pengunjung Juga Berhati-hati

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP), Hidayat Syah menyatakan, konsep taman di pinggir kali dan tengah jalan yang dibangun pemerintah kota (pemkot) Surabaya adalah konsep terbuka.

Konsep ini berbeda dengan taman-taman pada era 1970-an. Saat itu, semua tamannya tertutup seperti sakral. Hanya orang-orang tertentu saja yang bisa masuk.

Tujuan terbuka agar warga masyarakat bisa ikut menikmatinya. Referensi yang diambil pemkot dalam membuat taman, seperti halnya taman di luar negeri. Semua tamannya terbuka dan terlihat indah.

Bagaimana dengan keamanan pengunjung taman? Hidayat mengakui, beberapa taman, terutama di pinggir kali dan tengah jalan kurang aman. Di pinggir jalan misalnya, taman memang tidak diberi pembatas. Begitu juga taman di pinggir kali. Ada beberapa yang sudah dipagari.

“Di sini, kami harus kolaborasi dengan masyarakat agar berhati-hati. Saya kira, kalau masyarakat hati hati, maka taman bisa dinikmati,” papar Hidayat kepada Surya, Minggu (27/2).

Menurut Hidayat, jika taman diberi pagar, maka terlihat kurang indah, serta seakan seperti tirani. Dengan konsep pemagaran, maka taman terlihat konservatif. Masyarakat yang melihatnya akan menilai, bahwa taman itu jelek.

“Surabaya saat ini terlihat indah karena banyak taman-tamannya serta mengurangi polusi udara. Dengan taman ini, kami berharap dapat terjalin interaksi antar warga masyarakat,” katanya.

Konsep taman terbuka juga dilakukan di perumahan-perumahan. Dengan begitu, lingkungan perumahan terlihat indah dan sejuk.

Sebenarnya, untuk keamanan, pemkot sudah membuat pagar. Namun, pagar ini tidak terbuat dari besi. Melainkan dari border (pagar dari tanaman). Sehingga, Hidayat berharap, dengan border itu, warga yang berkunjung ke taman tahu, mana tempat berbahaya atau tidak.

Pantauan Surya, beberapa taman berbahaya bagi anak-anak ada di tengah jalan dan pinggir kali. Untuk berkunjung ke sana, butuh pengawasan orang tua. Di antaranya, taman di kawasan monumen kapal selam Jl Pemuda, Taman Prestasi Jl Ketabang Kali, taman di kawasan Jl Genteng Kali, Taman Lansia Jl Sulawesi.

Penulis : iks

Editor : Sugeng Wibowo

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "