Home » Berita Terkini

Tak Ingin Malu Lagi

GRESIK l SURYA Online- Tidak mau malu untuk kedua kali. Itulah misi yang diusung voli putri Gresik Petrokimia saat meladeni Jakarta Popsivo Polwan dalam lanjutan seri kedua putaran pertama Proliga 2011 di GOR Tri Dharma Gresik, Minggu (27/2).

Tim asuhan M Hanafiah itu pada laga pertama di kandang sendiri terjungkal, setelah dikalahkan tim kejutan Jakarta TNI AU, 1-3, Jumat (24/2) lalu.

Usai kekalahan dari TNI AU, Lilin Lindawati dkk mendapat pelajaran berharga. Tidak memiliki pemain open spiker yang mematikan, membuat serangan Petrokimia mudah dipatahkan.

”Saat melawan TNI AU sangat terasa kami membutuhkan pemain open spiker. Karena itu saya berharap agar pemain asing baru nanti bisa menunjukkan kualitasnya,” kata Hanafi, sapaan akrab Hanafiah, saat ditemui di sela-sela latihan, Sabtu (26/2).

Di pertandingan kedua nanti, Petrokimia bisa memainkan pemain asing asal Brasil, Anna Paula Gomes. Menurut Hanafi, Anna diharapkan bisa menambal kekurangan yang ada di timnya saat ini. Pemain voli pantai itu, kemarin sudah berlatih bersama tim yang finis di peringkat tiga musim lalu itu.

”Sepintas saya melihat Anna sebagai profil pemain yang kami butuhkan. Blocking dan receive-nya bagus. Tapi saya tidak bisa memastikan apakah dia besok (hari ini) akan masuk skuad inti atau cadangan. Soal itu baru besok (hari ini) saya putuskan. Kami harap dia bisa segera beradaptasi,” kata mantan pelatih Surabaya Bank Jatim tersebut.

Mengenai calon lawannya, Hanafi mengatakan Popsivo merupakan salah tim favorit juara. Pelatih bertubuh subur itu menyebut, kualitas Popsivo berada di atas timnya, apalagi dengan banyaknya mantan pemain Bank Jatim, membuat Popsivo akan sulit ditaklukkan.

”Popsivo lawan berat, apalagi banyak pemain berpengalaman dari Bank Jatim. Tapi kami yakin dengan skuad yang ada saat ini, kami bisa mengimbangi bahkan memenangkan pertandingan,” jelas Hanafi.

Belum lagi Popsivo memiliki pemain asing Thailand, Jutarat, yang kualitasnya di atas rata-rata. Namun dengan status tuan rumah dan dukungan publik Gresik, membuat Hanafi yakin timnya bakal meraih dua poin mutlak di pertandingan terakhir seri kedua ini.

Nada optimistis juga muncul dari Pelatih Popsivo, M Ansor. Di mata Ansor, Rita Kurniawati dkk bisa memetik hasil sempurna di laga ini. ”Kami diuntungkan dengan banyaknya pemain mantan Bank Jatim. Sedikit banyak mereka tentu sudah mengetahui permainan tim asal Jatim. Tapi kami harus mewaspadai mereka, apalagi mereka bersatus tuan rumah,” kata Ansori.

Keyakinan Ansori ini bukan tanpa alasan. Apalagi mereka, Sabtu (26/2) sukses menekuk Jakarta TNI AU, 3-0 (26-24, 25-19, 25-17). Ini merupakan kemenangan Popsivo kedua beruntun. Kemenangan pertama dipetik atas Jakarta BNI 46, 3-0 (25-19, 25-19, 25-21), 18 Februari lalu.

Pelatih TNI AU, Eko Waluyo, menyebut timnya mengalami penurunan, setelah sehari sebelumnya bermain habis-habisan melawan tuan rumah Gresik Petrokimia. ”Permainan anak-anak menurun, dan itu dimanfaatkan Popsivo dengan baik,” kata Eko. k3

Penulis : Tekad Putri Gresik Petrokimia

Editor : Heru Pramono

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "