GENOVA l SURYA Online- Tiada tempat untuk Giampaolo Pazzini saat Internazionale Milan kalah 0-1 dari Bayern Muenchen di leg I babak 16 besar Liga Champions, Rabu (23/2). Tetapi ia kembali menjadi sorotan saat meladeni Sampdoria di Serie A, Senin (28/2) dini hari.
Empat hari berselang, Pazzini yang sudah berbaju Inter harus menjadi musuh bekas klubnya itu di Luigi Ferraris pada pekan ke-27 Serie A Italia. Ini bak laga reuni bagi Pazzini.
Sebelum direkrut Inter Januari lalu, Pazzini adalah bintang di Sampdoria. Kolaborasinya bersama Antonio Cassano membawa Sampdoria finis di posisi empat musim lalu dan lolos ke Liga Champions.
Tetapi kali ini, atas nama profesionalitas, striker 26 tahun ini harus mengubur kenangan indahnya bersama Sampdoria dan memenangkan Inter.
“Ini akan jadi laga spesial bagi saya. Saya mengalami dua musim yang hebat di Genoa (kota asal Sampdoria). Tentu saja emosi akan meningkat tinggi ketika saya masuk ke lapangan. Tetapi saya tidak akan melakukan selebrasi jika mencetak gol,” ujar Pazzini dilansir Tribalfootball, Sabtu (26/2).
Pazzini akan diandalkan pelatih Inter, Leonardo Araujo sebagai tandem Samuel Eto’o. Jika menang, Inter akan mencuri posisi tiga (50 poin) dan memberi tekanan kepada pimpinan klasemen AC Milan (55 poin) yang menghadapi tim runner-up, Napoli (52 poin), Senin (28/2) malam.
Hanya saja, Inter mengalami krisis pertahanan setelah Andrea Ranocchia cedera, menyusul Walter Samuel. Sementara Maicon absen karena akumulasi. Itu berarti bek Jepang, Yuto Nagatomo, akan tampil sebagai starter. Esteban Cambiasso pun cedera.
Situasi itulah yang akan dimaksimalkan Sampdoria dengan striker anyar dari Palermo, Massimo Maccarone sebagai pengganti Pazzini. Apalagi I’Samp (posisi 14) cukup tangguh di kandangnya dengan hanya kalah tiga kali dari 13 laga home.
Di laga pertama di San Siro, Sampdoria menahan Inter 1-1. Namun musim lalu menang 1-0 atas Inter.
“Kami akan mencoba yang terbaik melawan tim juara dunia. Apalagi kami belum aman. Pazzini? Saya harap dia mencetak gol pekan depan saja,” sindir Domenico Di Carlo, pelatih Sampdoria.
ap/tb/had
Penulis : ap/tb/had
Editor : Heru Pramono