Home » Berita Terkini

Hiu Tutul Limpahkan Berkah buat Nelayan

PROBOLINGGO l SURYA Online- Sejak kemunculan hiu tutul (whale shark), nelayan pengemudi perahu motor di obyek wisata Pantai Bentar ketiban rezeki nomplok.

Hingga Jumat (25/2), mereka bisa memperoleh pendapatan Rp 300.000 sehari, karena yang menaiki motor untuk melihat hiu tutul membeludak.

Sekelompok hiu tutul kembali muncul di perairan Pantai Bentar di Desa Curahsawo, Kec Gending, Probolinggo, sejak Kamis (24/2).

Kedatangan hewan pemakan plankton ini, nampaknya memang ditunggu sejumlah pengunjung sejak awal bulan Januari 2011. Ini disampaikan koordinator perahu motor di Pantai Bentar, Amin, kepada Surya. “Munculnya memang tiba-tiba. Dulu, banyak yang kecele,” katanya.

Sepanjang 2010, hiu tutul muncul secara tidak teratur pada Februari, April, dan Desember. Hiu yang juga dikenal dengan nama hiu paus ini banyak ditemukan di sekitar laut khatulistiwa dan perairan hangat. Namun, khusus hiu tutul, ukurannya dikenal paling besar dan bisa mencapai sepanjang 36 meter dengan berat 15 ton. Tapi, hiu ini bukan pemangsa.

Hiu ini bergerak lambat yang hanya memakan ‘phytoplankton’ atau binatang yang sangat kecil yang hidup di laut. Ikan ini bisa hidup hingga berumur 70 tahun. Sedangkan bintik tutul di permukaan kulit, merupakan identitas atau bahasa sederhana sama dengan sidik jari pada manusia.

Ketika muncul pada tahun lalu, banyak pengunjung yang datang, terutama kalangan siswa, mulai SD hingga SMA. “Hiu ini kan ada di buku pelajaran. Jadi, banyak pelajar tertarik,” tandas Amin.

Apalagi, meski didekati dengan kapal motor hingga radius 2 kilometer dari bibir pantai, sekelompok ikan raksasa ini tidak terusik. “Bahkan, nelayan sini ada yang naik di punggungnya. Hiu itu jinak, kok,” imbuh Amin. tiq

Penulis : tiq

Editor : Heru Pramono

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "