
HILANG - Wahyuni, siswi Kelas 3 MTs Alhikmah Jombang yang menghilang sejak, 12 Januari 2011. Foto: surya/sutono
JOMBANG | SURYA - Wahyuni (16), warga Dusun Pandean, Desa Pucangsimo, Kec Bandarkedungmulyo, Jombang, hilang sejak 12 Januari 2011. Diduga, siswi Kelas 3 MTs Alhikmah Bandarkedungmulyo ini dilarikan lelaki yang dikenalnya lewat SMS yang nyasar ke ponselnya.
Taji (56), ayah korban, Sabtu (29/1), mengatakan, “Saya sudah mencarinya ke rumah teman, saudara, serta melaporkannya ke polisi. Namun, keberadaan anak saya belum jelas.”
Setelah dibelikan ponsel, kata Taji, perilaku putrinya berubah. Ia mulai lebih suka tidur sendiri di kamar. Padahal, biasanya selalu tidur bersama neneknya, Mbok Tani (76). Wahyuni selama ini tinggal di rumah neneknya yang hanya berjarak 500 meter dengannya.
Selain itu, Wahyuni banyak menghabiskan waktu dengan memencet-mencet keypad ponsel. Ia sibuk mengirimkan SMS. Tapi, baik ayahnya, maupun ibundanya, Kana (49) serta neneknya, tidak tahu kepada siapa Wahyuni berkirim pesan pendek.
Terakhir, Taji melapor ke Kantor WCC (Women Crisis Center), LSM yang bergiat dalam isu-isu kekerasan perempuan dan anak di Jombang.
Sebenarnya, kata Taji, seminggu setelah hilang Wahyuni pernah menghubunginya. Dalam pembicaraan lewat telepon, Wahyuni mengatakan sedang berada di Sedayu, Gresik.
“Ia hanya berpesan suatu saat akan pulang. Setelah itu nomer HP (hand phone)-nya tidak bisa dihubungi lagi,” tutur Taji. Taji mendapatkan keterangan dari salah satu tetangganya, pernah memergoki Wahyuni dijemput seorang lelaki menggunakan sepeda motor.
Penulis : uto
Editor : Sugeng Wibowo