AUKLAND | SURYA Online - Cantik dan berprestasi membuat Maria Sharapova menjadi salah satu petenis putri paling populer di dunia. Mengalahkan Svetlana Kuznetsova dan Yanina Wickmayer.
Ratusan penggemar rela mengantre di kompleks bandar laut di Auckland, New Zealand, untuk mendapatkan tanda tangan petenis cantik asal Rusia berusia 23 tahun itu.
Sharapova, bersama dengan Svetlana Kuznetsova dan Yanina Wickmayer, menghindari resiko cedera pergelangan tangan jelang turnamen ASB Classic dengan menghadiri sesi tanda tangan.
Sekitar 200 fans, termasuk beberapa reporter berita, terlihat mengantre sambil membawa poster, kaos, bola, ponsel bahkan yo-yo untuk ditandatangani bintang-bintang tenis tersebut.
Penyelenggara turnamen memperkirakan, beberapa barang yang telah ditandatangani tersebut akan dijual oleh beberapa pemiliknya melalui situs-situs penjualan yang sudah populer.
Mayoritas pengantre memang fans muda, namun ada juga yang berusia 63 tahun, seperti Emily Poulsen.
“Saya suka tenis dan terutama saya suka Maria Sharapova, jadi bisa datang dan bertemu langsung merupakan kesempatan yang luar biasa,” ujar Emily.
Kuznetsova dan Wickmayer sempat beristirahat dan menguji coba lapangan, namun Sharapova sama sekali tak punya waktu istirahat selama 40 menit sesi tanda tangan.
Tak satupun dari pemain yang berbicara kepada media usai sesi tanda tangan, namun Kuznetsova menyempatkan diri bermain-main dengan melempar bola ke laut sebelum meninggalkan lokasi.
Sharapova, tiga kali juara grand slam dan atlet wanita dengan bayaran paling mahal, menjadi unggulan teratas pada ASB Classic, yang dimulai Senin (3/1/11).
Sejak tiba di New Zealand, Sharapova menghabiskan waktunya untuk berlatih. Setelah sesi tanda tangan, Sharapova akan berlatih bersama peraih wild card asal New Zealand Sacha Jonses.
Wickmayer, sang juara bertahan, menjadi unggulan kedua sementara Kuznetsova, yang sudah mengantongi dua gelar grand slam, berada di posisi ketiga.
Sumber : inilah.com
Editor : jps