SURABAYA | SURYA - Menjelang pergantian tahun 2010/2011, sebanyak 100 anggota DPRD Jatim menerima hadiah laptop. Mereka mengambil laptop di sekretariat dewan setelah sebelumnya mengikuti rapat paripurna yang dihadiri Gubernur Jatim Soekarwo, Kamis (30/12).
Karena dilakukan secara diam-diam, pembagian laptop yang diperkirakan seharga Rp 21 juta/unit tersebut awalnya tidak tercium wartawan. Yang jelas sebagian anggota DPRD setelah keluar dari salah satu ruangan setwan menenteng tas hitam berisi laptop.
Para wakil rakyat pun langsung berebut barang berharga tersebut. Namun, sebagian anggota dewan justru ketakutan mengambilnya karena khawatir berimplikasi hukum.
Anggota FPAN DPRD Jatim Basuki Babussalam tidak membantah soal soal bagi-bagi laptop tersebut. Dia mengaku masih sebatas mendengar ada bagi-bagi laptop, namun dia belum mengambilnya.
“Saya belum mengambil laptopnya, jadi saya belum tahu itu laptop dari mana, terus merknya apa,” kata Basuki.
Informasinya, pengadaan laptop itu tidak pernah dianggarkan di anggaran DPRD Jatim. Ada kabar hadiah itu berasal dari investor asal Jakarta. ndos
Editor : jps