TULUNGAGUNG| SURYA- Mujino (35) warga Desa Tanggunggunung, Kecamatan Tanggunggunung, Kabupaten Tulungagung, menderita luka bacok di sekujur tubuhnya akibat dicacah oleh perampok yang merampas motornya di tengah hutan jati, Selasa (28/12) malam.
Beruntung calon pengantin itu masih bisa diselamatkan jiwanya. Kini pria ini sedang menjalani perawatan intensif di RSUD dr Iskak Tulungagung.
Saat kejadian, dia bersama calon istrinya, Endarwati (32), dalam perjalanan pulang, sekitar pukul 23.30 WIB dari Blitar dengan berboncengan sepeda motor Yamaha Yupiter Z nopol AG 5425 TL.
Saat melintas di jalan tengah hutan jati di Desa Ngepoh Kecamatan Tanggunggunung yang sepi, ada tiga laki-laki yang sedang memperbaiki sepeda motor di tepi jalan. Namun, setelah Mujino melintas, ternyata mereka dengan berboncengan tiga terlihat mengejarnya.
Ketika sepeda motor mereka sejajar, salah seorang dari tiga orang tersebut menendang setir sepeda motor Mujino, hingga jatuh. “Saya disuruh Mas Mujino kabur. Saya langsung melarikan diri,” kata Endarwati di RSUD dr Iskak menunggui Mujino. Dari tempat yang agak jauh, Endarwati mendengar calon suaminya itu mengerang kesakitan sambil tak henti menyebut “Allah”.
Selanjutnya ia mendengar sepeda motor yang dihidupkan dan menjauh dari lokasi jatuhnya Mujino. Merasa sudah aman, Endarwati keluar dari persembunyiannya dan kembali menuju ke lokasi Mujino jatuh. Mujino telah bersimbah darah penuh luka bacok dan sepeda motor sudah tidak ada di dekatnya.
Selang beberapa saat kemudian melintas sebuah mobil Isuzu Panther dan dicegat oleh Endarwati untuk dimintai pertolongan. Oleh sopir mobil, Mujino dan Endarwati diantar ke RSUD dr Iskak Tulungagung. Dari hasil pemeriksaan dokter diketahui Mujino mengalami 7 luka bacok.
Sementara itu, Darul Iman alias Bogel (25) warga Kelurahan Kepanjen Lor Kecamatan Kepanjen Kidul Kota Blitar, tersangka perampasan motor di beberapa tempat, berhasil ditangkap petugas Polres Blitar.
Kasatreskrim Polres Blitar Kota, AKP Purdiyanto mengatakan, perampasan yang dilakukan tersangka yang sudah tiga kali pernah masuk penjara itu dilakukan di dua lokasi. Yaitu di depan pelataran parkir makam Bung Karno, dan di Alun-alun kota Blitar. Tersangka berhasil bersama barang bukti sepeda motor Yamaha Vega.aru
Editor : jps