GRESIK | SURYA- Dibanding dengan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), mungkin hanya Bank Gresik yang mampu menyumbang pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk Kabupaten Gresik. Sampai akhir Desember 2010, Bank Gresik mampu menyetor dana segar ke Kasda sebesar Rp 227 miliar.
Direktur Utama Bank Gresik, Al Kusani, mengatakan, PAD yang disetor Bank Gresik merupakan hasil dari laba tahun 2010 yang nilainya sekitar Rp 570 miliar. ”Sesuai ketentuan, Bank Gresik harus menyetorkan 50 persen dari laba ke Pemkab, atau Rp 277 miliar,” ujar Sani, panggilan akrab lelaki Kelahiran Muara Teweh Kalimantan Tengah ini, Rabu (29/12).
Aset Bank Gresik saat ini sebesar Rp 17 miliar dan mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya yang cuma Rp 12,9 miliar.
Selama 2010, jumlah dana masyarakat melalui tabungan meningkat 10 persen dari sebelumnya Rp 3,6 miliar menjadi Rp 4 miliar. Nilai deposito meningkat drastis dari Rp. 2,3 miliar menjadi Rp 3,7 miliar.
Mengenai penyaluran kredit, Al Kusani mengaku naik pesat. Tahun 2009, telah menyalurkan kredit Rp 6,7 miliar. Pada 2010, kredit yang disalurkan meningkat menjadi Rp 10,4 miliar. “Penerima kredit kebanyakan pedagang kecil, perajin dan pengusaha kecil serta sebagian PNS,” tambahnya.
Menurutnya, untuk menjaga tingkat kepercayaan masyarakat pada Bank Gresik, pihaknya secara rutin menggelar undian berhadiah bagi nasabah. Undian itu diundi setiap akhir tahun. Kali ini adalah tahap ke 2 setelah tahun 2009 juga diadakan penarikan undian berhadiah. “Secara kuantitas maupun kualitas, hadiah pada undian kali ini lebih besar. Ini sesuai janji kami pada nasabah yaitu memberi hadiah motor,” ujar Sani usai penarikan undian untuk Nasabah di halaman kantor Bank Gresik Jl Pahlawan.
Tahun ini, hadiah utama berupa sepeda motor bebek diraih oleh Eli Krisdiyanti, pengusaha fotokopi yang membuka gerai di semping kanan Bank Gresik. n san
Editor : jps