Home » Bisnis

2011, 30.000 Sertifikat HGB Digratiskan

Kabar gembira bagi mereka yang akan membangun rumah secara swadaya. Pasalnya, Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) akan memberikan 30.000 sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) gratis kepada mereka. Syaratnya, pemerintah daerah setempat menyerahkan data ketersediaan lahan yang akurat.

Langkah Kemenpera ini sebagai upaya mendukung pembangunan rumah secara swadaya. Sebab, pembangunan rumah swadaya masih kalah cepat dengan kebutuhan rumah baru.

Setiap tahunnya, Kemenpera mencatat pertumbuhan rumah swadaya mencapai 680.000 unit dari kebutuhan rumah baru sekitar 1,2 juta unit.

Pemberian sertifikat gratis itu akan ditegaskan dalam peraturan menteri. Sekretaris Menpera, Iskandar Saleh mengatakan, peraturan menteri itu diharapkan selesai sebelum pertengahan 2011.

“Kami akan membantu dengan serius,” kata Iskandar di Jakarta, awal pekan ini.

Langkah awalnya, Kemenpera akan memfokuskan program ini di wilayah-wilayah kumuh yang tersebar di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, ada 67.000 titik wilyah kumuh yang ada di 6.600 desa.

Deputi Perumahan Swadaya Kemenpera, Jamil Ansari menjelaskan, hingga saat ini sudah ada tiga kabupaten yang mengajukan data ketersediaan jumlah lahan, yakni Malang, Temanggung dan Lampung. Sedang Tangerang sedang dalam proses pengumpulan data.

Hanya saja, Jamil enggan menyebutkan berapa dana yang sudah disiapkan Kemenpera untuk program sertifikat gratis tersebut. “Yang jelas dananya sudah ada,” sebutnya.

Menurut data Kemenpera, jumlah perumahan formal yang dikembangkan para pengembang hanya sekitar 20 persen. Sedangkan 80 persen lainnya berupa perumahan swadaya, yaitu rumah yang dibangun sendiri oleh masyarakat di lahan milik mereka.

Walaupun jumlahnya jauh lebih kecil, rumah-rumah formal lebih banyak diperhatikan dibanding perumahan swadaya. Salah satu indikasinya, tidak banyak daerah yang memiliki program pembangunan rumah swadaya.

Sebelumnya, Kemenpera juga telah menganggarkan Bantuan Stimulan Pembangunan Perumahan Swadaya (BSP2S) tahun anggaran 2010 untuk 22.000 unit. Rinciannya, 12.000 unit untuk BSP2S dan Peningkatan Kualitas Perumahan (PKP) sebanyak 10.000 unit.

Secara nasional, pada 2009 rumah swadaya dibangun sebanyak 1.216.297 unit. Jumlah ini berasal dari program peningkatan kualitas perumahan sebanyak 698.711 unit dan pembangunan baru 517.586 unit.

Menurut Jamil, Kemenpera terus berupaya melakukan program pemberdayaan komunitas perumahan guna mempercepat pembangunan rumah swadaya. Ini meliputi pendampingan kepada pemda, masyarakat dan lembaga keuangan mikro. dio/kcm

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "