KLOJEN -SURYA- Upaya pencarian Fahri (21), penganiaya seorang siswi SMP di TPU Kasin, Sabtu (27/11) lalu, masih belum menemui titik terang. Hingga kemarin, polisi masih juga belum bisa menangkap pria tamatan SMK ini.
Kapolsekta Klojen, Kompol Kartono, mengatakan, pihaknya sudah memburu Fahri dengan segala upaya. Termasuk, mengikutsertakan ayah Fahri, Ali Mustofa, dalam tim pencarian.
”Ayah tersangka sangat yakin, kalau anaknya tidak sampai kabur hingga keluar Kota Malang. Indikasinya, dia pernah bilang kalau sudah kehabisan uang,” kata Kartono.
Ayah Fahri, Ali Mustofa, mengaku tak tahu keberadaan anaknya itu. Ia juga mengatakan sudah memberitahu kepada polisi, semua alamat rumah kerabatnya. Tetap saja, hasilnya nihil.
Ali juga mengatakan, hingga saat ini masih kehilangan kontak dengan anaknya itu. Namun, Ali mengakui jika Fahri sempat menelepon dirinya pada malam setelah kejadian.
”Saat itu, saya bujuk dia supaya pulang saja, tapi dia tetap tidak mau. Katanya, dia sembunyi karena takut dibedil polisi. Dia juga takut kalau nanti dikeroyok keluarga korban,” aku Ali, saat berbicara dengan kapolsek.
Fahri sendiri tak mau menyebut di mana dia bersembunyi. Menurut Ali, saat ia menanyakan hal itu, Fahri buru-buru menutup sambungan teleponnya.
Kompol Kartono, selaku Kapolsekta Klojen, mengaku bisa memahami kekhawatiran Ali Mustofa, mengingat penganiayaan Fahri kepada Dian (korban), dilakukan dengan begitu kejam dan brutal. Karena itulah, ia meminta Ali untuk tidak menyembunyikan keberadaan anaknya tersebut.
Sementara itu, meski sudah berangsur-angsur membaik kondisinya, Dian masih belum bisa meninggalkan rumah sakit. n ab
Editor : jps