Home » Nasional & Politik

RI Buka Hubungan Diplomatik 21 Negara

Jakarta - Surya- Indonesia berencana membuka hubungan diplomatik dengan 21 negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). “Dengan 21 negara ini sudah tidak ada lagi negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, kecuali Israel dan Taiwan,” kata Marty Natalegawa, Menteri Luar Negeri saat rapat dengan Komisi I di DPR, Jakarta, Senin (29/11).

Ke-21 negara itu antara lain: Kiribia, Nauru, Tuvalu, Republik Afrika Tengah, Malawi, Bostwana, Sao Tome and Principe, Equatorial Gunea Chad, Nigeria, Bhutan, Montenegro, San Marino, Mauritania, Haiti, Republik Dominika, Antigua and Barbuda, Barbados, Saint Kitts and Navis belize, dan El Savador.

Beberapa negara di antaranya sudah memiliki hubungan kerjasama sebelumnya. Hanya saja ada semacam kevakuman yang perlu segera diatasi. Upaya pembukaan hubungan diplomatik ini, kata Marty, untuk memaksimalkan perlindungan terhadap warga Indonesia di negara-negara tersebut.

Ia mencontohkan, kasus gempa di Haiti di mana ada beberapa WNI yang bekerja sebagai voulunteer di PBB dan sebuah hotel di sana. Meski tak ada hubungan diplomatik, Pemerintah Indonesia bisa menanganinya. “Mereka akan semakin diakui kalau ada hubungan diplomatik,” kata dia.

Pembukaan hubungan diplomatik dengan 21 negara itu, bukan berarti Indonesia harus membuka kantor perwakilan langsung di negara-negara itu. Namun bisa memaksimalkan direktorat terkait di Kemenlu untuk intensif menindaklanjuti hubungan ini. “Sehingga tidak harus serta merta berimplikasi dengan anggaran,” ujarnya.nti

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "