Home » Nasional & Politik

Kader Golkar Boleh Maju Pilkada lewat Partai Lain

Surabaya - Surya- Meskipun DPP Partai Golkar secara resmi telah merekomendasi pasangan Kristiawan (ketua DPRD Tuban)-Haeny Relawati Rini Widiastuti (incumbent) sebagai cabup-cawabup Tuban, namun Partai Golkar tidak akan melarang kader lainnya ikut maju dalam pilkada Tuban.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Jatim Martono, sikap itu sebenarnya sudah lama menjadi ketentuan partai dan tak hanya diberlakukan untuk pilkada Tuban. Dia lalu mencontohkan terkait majunya Ridwan Hisjam dalam Pilgub Jatim, sedangkan Golkar secara resmi telah mengusung Soenarjo.

“Jika ada kader lain yang akan mencalonkan, ya silakan. Mereka bisa melalui partai lain atau independen, asalkan tidak menggunakan atribut Partai Golkar,” tandas Martono usai melantik pengurus DPD Partai Golkar Banyuwangi, Senin (29/11).

Martono mengatakan, dalam proses awal memang ada perbedaan antara DPD Jatim dengan DPP soal pilkada Tuban. Dia menjelaskan, Golkar ingin membatasi kadernya dua kali menjabat kepala daerah justru untuk melindungi agar yang bersangkutan tak melampui kewenangannya.

Selain itu, sebagai partai pembaruan Golkar juga ingin memberikan pendidikan politik yang baik kepada rakyat. “Dulu kita yang mengkritisi pilkada Surabaya, masak kita malah mau melakukannya sendiri,” terangnya.

Dalam pilkada Tuban, kader Golkar yang akan maju selain Kristiawan dan Haeny, antara lain Setiajid dan M Warwan. Setiajid yang kini masih menjabat pembantu gubernur di Bononegoro justru sudah mendapat rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Sementara itu, terkait pilkada Pacitan Partai Golkar telah berkoalisi dengan PDIP akan bertarung habis-habisan melawan Partai Demokrat. Golkar-PDIP akan mengusung mengusung pasangan Brigjen TNI Azis Achmadi dan Mardianto, sedangkan Demokrat akan mengusung pasangan Indartarto-Prayitno.

Bagi Golkar, memenangkan pilkada Pacitan yang notabene tanah kelahiran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan prestise. Apalagi Indartarto ditunjuk langsung SBY.

Sedangkan Wakil Ketua DPD Partai Demokrat Jatim Achmad Iskandar menjelaskan, partainya memang akan all-out memenangkan pilkada Pacitan. Dia yakin jago Demokrat akan menang karena SBY di Pacitan telah menjadi ikon dan pengaruhnya sangat kuat.

“Kalau pemilihan Pak Indartarto prosesnya tetap mengikuti mekanisme yang ada,” tandasnya.ndos

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "