Home » Berita Terkini

1.721 Jiwa Tewas Akibat Wabah Kolera

Port-au-Prince - SURYA- SEDIKITNYA 1.721 orang tewas akibat wabah kolera di negara itu yang berawal baru lebih sebulan lalu.

Keterangan Kementerian Kesehatan Haiti, di dalam satu pernyataan Senin (29/11), menyebutkan, sebanyak 75.888 orang telah terserang penyakit tersebut. Sebanyak 33.485 di antara mereka memerlukan perawatan di rumah sakit, kata kementerian tersebut.

Kota Artibonite di bagian utara negeri itu, tempat 750 orang menemui ajal, adalah kota yang menghadapi wabah paling berat. Di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, sebanyak 162 orang meninggal akibat kolera.

Pada Ahad (28/11), Kementerian Kesehatan Republik Dominika, yang berada di pulau yang sama, Caribean Island Hispaniola, melaporkan tujuh kasus kolera, tapi tak ada korban jiwa, selama taklimat Ahad.

Juga ada satu kasus di Miami, satu kota di negara bagian Florida, Amerika Serikat, yang sering jadi tempat persinggahan orang Haiti yang meninggalkan negara mereka.

Kolera disebabkan oleh bakteri yang hidup di air atau makanan kotor dan kotoran manusia. Jika tak dirawat, penyakit itu dapat memicu dehidrasi parah dalam 24 jam. Orang tua dan anak-anak adalah yang paling rentan terhadap penyakit tersebut.

Pada Rabu (24/11), PBB menyatakan wabah kolera di Haiti menyebar lebih cepat daripada perkiraan.

Pada Selasa (16/11) banyak warga Haiti berunjuk rasa, mereka menuduh tentara PBB sebagai penyebab wabah kolera yang telah menewaskan ratusan orang. Mereka juga menyerang personel pemelihara perdamaian PBB dengan menggunakan batu di dua kota besar Haiti, Senin (15/11).

Pusat Pencegahan dan Pemantauan Penyakit AS (CDC) telah menyatakan pemeriksaan DNA memperlihatkan rangkaian kolera di Haiti berkaitan erat dengan rangkaian dari Asia Selatan. Tapi CDC belum menunjuk kepada sumber tersebut atau mengaitkannya secara langsung dengan tentara Nepal, yang dikatakan PBB diperiksa negatif mengenai penyakit itu.

Sumber : Ant/apr/warta kota

Editor : jps

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "