Home » Berita Terkini

Alhamdulillah, Ada Bantuan Rp 500 Juta untuk Bromo

Kondisi letusan Gunung Bromo, Minggu lalu

PROBOLINGGO | SURYA Online - Badan Nasional Penanggulangan Bencana memberikan bantuan dana awal senilai Rp 500 juta kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo untuk penanganan prabencana Gunung Bromo.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syafii Maarif mengatakan, bantuan tersebut sudah diberikan langsung kepada Bupati Probolinggo Hasan Awalaudin pada Minggu (28/11) malam.
“Kami bantu Rp 500 juta untuk operasional serta pendampingan teknis,” katanya, Senin (29/11/2010).

Menurut dia, setiap bencana mempunyai tingkat kerentanan yang berbeda-beda, sehingga penanganannya juga berbeda pula.  Namun, ia bersyukur keberagamaan warga di sekitar lereng Gunung Bromo tepatnya di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, baik.

“Karena keberagamaan bagus, sehingga lebih mudah memberikan pengarahan kepada warga,” katanya.

Selain itu, kata dia, hingga Senin (29/11) pagi Gunung Bromo masih berstatus “Awas”, sehingga warga dan wisatawan dilarang masuk ke lautan pasir yang berada pada radius kurang dari tiga kilometer.

“Pada zona tidak aman (dalam radius tiga kilometer), semestinya tidak boleh ada siapa pun. Kami harus memaksa karena negara mempunyai hak paksa untuk menyelamatkan masyarakatnya,” katanya.

Untuk itu, kata dia, BNPB akan menginstruksikan kepada Kapolres Probolinggo agar bersikap tegas kepada warga atau wisatawan yang nekat beraktivitas di sekitar radius tiga kilometer dari puncak kawah Gunung Bromo. “Silakan menyaksikan Gunung Bromo, tetapi tidak perlu masuk ke lautan pasir,” katanya.

Penulis : Antara

Editor : Taufiq Zuhdi

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "