
Pemain Arema Indonesia, Dendy Santosa (kanan), berebut bola dengan pesepakbola Semen Padang, M Rizal, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (31/10/2010) malam. FOTO : ANTARA/Ari Bowo Sucipto
MALANG | SURYA Online - Arema Indonesia meraih hasil maksimal setelah membekuk tim promosi Semen Padang dengan skor 3-1, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Malang, Jawa Timur, Minggu (31/10/2010) malam.
Kemenangan itu sesuai target yang dibidik tim berjuluk “Singo Edan” untuk mendulang tiga angka di kandang sendiri, setelah menjalani laga di kandang Persela Lamongan dan Deltras Sidoarjo dengan membawa pulang dua angka.
Ketiga gol kemenangan Arema seluruhnya dicetak pada babak pertama, masing-masing melalui Dendi Santoso saat laga baru berjalan dua menit, Yongki Aribowo menit ke-11, dan tendangan penalti Pierre Njanka pada menit ke-20. Sementara sebiji gol Semen Padang dihasilkan melalui tendangan bebas pemain asal Korea Selatan, Yu Hyunkoo, pada menit ke-42.
Dendi Santoso mengawali kemenangan Arema setelah mampu menjebol gawang Semen Padang yang dikawal Samsidar. Sembilan menit berselang, Yongki Aribowo menggandakan kemenangan.
Kapten Arema Indonesia, Pierre Njanka, menyempurnakan kemenangan tuan rumah setelah sukses mengeksekusi bola mati dari titik penalti. Hukuman penalti dijatuhkan wasit Suharto, setelah melihat salah seorang tangan pemain Semen Padang menyentuh bola di kotak terlarang.
Tiga menit menjelang berakhirnya babak pertama, penyerang Semen Padang Saktiawan Sinaga diganjar kartu merah, karena mengumpat wasit dengan kata-kata kotor.
Kendati hanya bermain dengan 10 orang, Semen Padang mampu memperkecil kekalahan menjadi 3-1 hingga babak pertama berakhir. Memasuki 45 menit kedua, pemain Arema Indonesia sedikit menurunkan tempo serangan dan gagal menciptakan gol tambahan. Sementara Semen Padang tetap bermain ngotot dan mengimbangi permainan anak asuh Miroslav Janu tersebut.
Bahkan, serangan demi serangan terus dilakukan Semen Padang untuk mengejar ketinggalan. Pelatih Semen Padang, Nil Maizar, tidak henti-hentinya menginstruksikan anak asuhnya dari pinggir lapangan untuk membangun serangan. Namun, beberapa serangkaian serangan yang dilancarkan Semen Padang, selalu gagal membuahkan hasil.
Dengan kemenangan ini, juara bertahan Arema Indonesia terus menempel pimpinan klasemen Persipura Jayapura dengan nilai 14. Adapun Semen Padang masih bertahan di papan tengah dengan koleksi 10 poin.
Penulis : Antara
Editor : Junianto Setyadi