Home » Berita Terkini » HotNews » Sumatera

2 Bayi Lahir Selamat di Pengungsian Mentawai

Beberapa warga korban gempa tsunami berada dalam tenda pengungsian, di Desa Montei Baru Baru, Kepulauan Mentawai, Sumbar, Sabtu (30/10/2010). Sebanyak 22.595 warga Mentawai masih mengungsi pascagempa berkekuatan 7,2 Skala Richter disertai tsunami, 25 Oktober 2010 lalu. FOTO : ANTARA/Yudhi Mahatma

MENTAWAI | SURYA Online - Dua bayi perempuan lahir secara normal di lokasi pengungsian tsunami Mentawai, di Sikakap, Sumatera Barat (Sumbar) Jumat (29/10/2010, berkat bantuan tim dokter dari Dinas Kesehatan Sumbar yang dikirim untuk membantu pelayanan kesehatan bagi para pengungsi dan korban tsunami. Sampai Minggu (31/10), dua bayi sehat, begitu pula kedua ibunya setelah dilakukan persalinan secara darurat.

Setelah persalinan, petugas tim kesehatan membawa dua bayi dan kedua orang tuanya ke rumah sakit (RS) darurat yang berada di Puskesmas dan gereja GKPM Sikakap untuk perawatan lebih lanjut.

Pada Jumat, di RS darurat tim dokter juga telah melakukan operasi pertama kepada korban luka-luka.  Korban pertama yang dioperasi bernama, Adin, 6, yang mengalami patah tulang. Ooperasi berjalan baik meski ditengah banyak keterbatasan peralatan.

Menurut rencana, sebanyak 15 orang korban lainnya akan menjalani operasi di RS darurat. Saat ini terdapat 120 korban luka berat yang tenagh dirawat di RS darurat tersebut.  Untuk membantu para korban luka-luka di Pagai, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI telah mengirim tim medis ke daerah itu, termasuk untuk membantu pemulihan trauma para korban.

Tim medis tergabung dalam DPD “Peduli” diberangkatkan ke Mentawai melalui pelayaran dari Teluk Bayur Padang dan dilepas Koordinator DPD RI Peduli, Emma Yohana, di Padang, Sabtu (30/10).  Emma mengatakan, dalam tim medis itu terdapat 15 orang dokter umum dan spesialis dibantu belasan paramedis, serta membawa peralatan medis dan obat-obatan.

Selain itu juga membawa bantuan kemanusiaan berupa bahan makanan dan minuman serta perlengkapan darurat lainnya sumbangan dari DPD Peduli.  Ia menambahkan, tim media DPD juga akan memberikan traumatic healing (pemulihan trauma) bagi para korban tsunami yang berada di pengungsian agar bisa menghilangkan trauma dialami setelah dilanda bencana itu.

Tim medis dan bahan bantuan itu diberangkatkan ke Pulau Pagai, Mentawai. Mereka  menumpang kapal perang (KRI) Imam Bonjol yang juga diberangkatkan TNI untuk membantu pelaksanaan tanggap darurat pascagempa dan tsunami yang melanda Mentawai, Senin (25/10) malam lalu.

Penulis : Antara

Editor : Junianto Setyadi

" Jika Anda ingin mempublikasikan kembali tulisan ini di website atau blog Anda, mohon cantumkan link aktif menuju artikel yang bersangkutan termasuk semua link yang ada di dalam artikel tersebut, terima kasih. "